Minggu, 26 April 2026

MUI Jabar Kritik Peramal Diberi Ruang Bicara di Kasus Emmeril Kahn: Perdukunan Itu Haram!

Ketua Jabar MUI  Rahmat Syafei meminta masyarakat cerdas dan tak mempercayai ramalan para paranormal terkait pencairan Emmeril Kahn anak Ridwan Kamil.

Kolase (instagram Ridwan Kamil & Emmeril)
Ridwan Kamil dan Emmeril Kahn Mumtaz 

Tim SAR kembali menerbangkan drone surveilance yang terbang rendah di sepanjang tepian sungai. Upaya pencarian di hari ketiga ini lebih diintensifkan di beberapa titik yang dinilai krusial di wilayah sungai Aare.

Orang tua Emmeril Kahn, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya pun bertemu dengan Kepala Polisi Maritim Urs Käller dan Kepala Polisi Regional Thomas Müller untuk mendengarkan informasi terbaru terkait proses pencarian sejauh ini.

Namun, hngga sore hari Sabtu (28/5), pencarian belum memperoleh hasil yang diharapkan. Rencana pencarian selanjutnya pada Minggu (29/5) akan difokuskan pada area di antara dua pintu air terdekat lokasi terakhir terlihatnya Emmeril, yaitu Schwellenmaetelli dan Engehalde. 

Metode pencarian pada hari keempat ini akan menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman tiga meter.

KBRI mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis (26/5) pukul 11.24 waktu setempat. Upaya pencarian Eril oleh tim SAR melibatkan unsur Polisi, Polisi Maritim, dan Pemadam Kebakaran sebagai pilot drone.

Pada hari kedua, Jumat (27/5), tim SAR memperluas jangkauan area deteksi. Wilayah yang diperiksa pada hari kedua mencapai 17 km area sungai Aare, yakni dari Jembatan Tiefenau hingga ke pintu air Wohlensee. Tim SAR pun menurunkan penyelam untuk memulai pencarian bawah air. 
 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved