Liga Champions
Dua Bek Sayap Liverpool Ini Yakin Timnya Sudah Move On, Lupakan Kegagalan di Liga Inggris
Trent Alexander-Arnold mengatakan skuad Liverpool sudah melupakan kompetisi Liga Inggris jelang partai puncak Liga Champions.
TRIBUNJABAR.ID - Dua bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson, memastikan timnya sudah move on, melupakan kegagalan menjadi juara Liga Inggris 2021-2022.
Liverpool dan Real Madrid akan bentrok pada final Liga Champions di Stadion Stade de France, Paris, Prancis, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.
Laga puncak turnamen antarklub Eropa tersebut seperti menjadi puncak penampilan fantastis The Reds selama musim 2021-2022.
Setelah menjuarai Piala Liga Inggris dan Piala FA, Liverpool bersaing ketat dengan Manchester City hingga pekan terakhir Liga Inggris.
Baca juga: Saran Lucu Mantan Pemain Prancis buat Liverpool untuk Taklukkan Real Madrid: Tarik Janggut Benzema!
Seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports, Trent Alexander-Arnold mengatakan skuad Liverpool sudah melupakan kompetisi Liga Inggris jelang partai puncak Liga Champions.
“Kami sama sekali tidak memikirkan soal Liga Inggris."
"Liverpool sudah melupakannya."
Baca juga: Perjalanan LIVERPOOL Menuju Final Liga Champions: Lewati Grup Neraka dan Nyaris Takluk di Semifinal
"Kami punya pengalaman untuk fokus terhadap kompetisi yang akan kami hadapi,” kata Alexander-Arnold.
“Hal itu berguna untuk kami mengabaikan kompetisi lain."
"Apa pun yang terjadi sebelum pekan lalu memang mengecewakan dan sulit dicerna, tetapi pada akhirnya kami harus melupakannya.”
“Sekarang Liverpool harus menyiapkan diri untuk final Liga Champions."
"Hal terbaik untuk mengobati kekecewaan adalah datang ke Paris dan stadion yang sangat bagus demi memenangi turnamen terbaik di dunia,” tutur Alexander Arnold.
Rekan setimnya, Andrew Robertson, mengamini omongan Trent-Alexander Arnold.

Robertson tidak menampik Liverpool butuh waktu untuk mengatasi kekecewaan, tetapi ia yakin timnya sudah melewati fase tersebut.
“Musim 2021-2022 berjalan seperti yang sudah terjadi, dan pertandingan hari Minggu layaknya roller-coaster."