Liga Inggris

Terungkap, Edinson Cavani Ternyata Tak Ikhlas Berikan Nomor Punggung 7 kepada Cristiano Ronaldo

Terungkap, Edinson Cavani ternyata tidak sukarela memberikan nomor punggung 7 kepada Cristiano Ronaldo.

GLYN KIRK / AFP
Striker Manchester United asal Uruguay Edinson Cavani merayakan dengan striker Manchester United asal Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) setelah mencetak gol kedua mereka selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 30 Oktober 2021. 

Terungkap, Edinson Cavani ternyata tidak sukarela memberikan nomor punggung 7 kepada Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo balik ke Liga Inggris pada musim panas 2021. Dia kembali membela Manchester United.

Selang dua hari setelah Ronaldo ada satu pemain yang kesal.

Dia adalah Edinson Cavani yang harus kehilangan banyak hal karena kedatangan pemain asal Portugal tersebut.

Baca juga: Erik ten Hag Tabuh Genderang Perang Lawan Liverpool dan Manchester City: Sebuah Era akan Berakhir

Cavani sangat marah setelah hierarki Manchester United memerintahkannya untuk menyerahkan nomor punggung 7 kepada Ronaldo pada awal musim.

Pemain 35 tahun itu mengenakan jersey nomor 7 yang terhormat selama musim debutnya di Man United tetapi harus melepaskannya dua hari setelah Ronaldo kembali ke Old Trafford.

Nomor punggung 7 memang sangat melekat pada Ronaldo di mana ia menggunakannya selama masa-masa menakjubkan di Man United, Real Madrid hingga Juventus.

Banyak orang yang mendukung bahwa Ronaldo harus mengenakan nomor 7 lagi saat diumumkan kembali ke Inggris.

Baca juga: Peluang AC Milan di Liga Champions Musim Depan: Bisa Satu Grup dengan Barcelona dan Liverpool

Namun, hal ini tidak disambut baik oleh Cavani yang telah menikmati karier briliannya yang sarat gol selama membela Napoli dan Paris Saint-Germain (PSG) sebelum tiba di Liga Inggris pada 2020.

ESPN diberitahu oleh sumber terdekat Cavani bahwa pemain asal Uruguay itu merasa kecewa karena harus melepaskan jersey nomor 7 setelah tampil bagus di musim pertamanya di Man United.

Ia berhasil mencetak 17 gol selama musim 2020/2021 meskipun ia harus berjuang untuk beradaptasi dengan kehidupan di Inggris.

Laporan tersebut menambahkan bahwa Cavani mengalami kesulitan besar setelah kehilangan posisinya karena Ronaldo di musim dingin 2021 sehingga ia memutuskan untuk bergabung dengan Barcelona pada jendela transfer Januari 2022.

Namun, dewan klub menolak untuk membiarkannya pergi ke klub lain dan justru meminta mantan pemain PSG itu untuk memperjuangkan tempatnya.

Keputusan ini pada akhirnya menjadi keputusan yang tidak bijaksana karena Cavani hanya memulai delapan pertandingan sepanjang musim dan hanya menyumbang dua gol.

Ronaldo, sementara itu, menyelesaikan musim sebagai pencetak gol terbanyak klub dengan 24 gol di semua kompetisi.

Man United sendiri mengakhiri musim 2021/2022 di posisi keenam klasemen akhir Liga Inggris yang berarti mereka akan bermain di Liga Europa musim depan.

Kini Man United kedatangan pelatih baru, Erik ten Hag, yang tidak bisa menjamin masa depan cerah bagi pemain tua, bahkan untuk Ronaldo.

Masih harus dilihat di mana Cavani akan berakhir musim panas ini setelah kariernya di Man United berubah menjadi buruk.

Sementara Ronaldo akan melakukan perbincangan dengan Ten Hag untuk membahas soal nasibnya di musim baru.

Sumber: SuperBall.id
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved