Rumah-rumah di Tebing Pinggir Jalan Raya Bandung-Sumedang Rawan Longsor Hingga Menutup Bahu Jalan

Rumah-rumah warga di 3 RW Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang terancam longsor hingga menutupi bahu jalan raya nasional

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Sebuah tembok penahan tanah (TPT) di Jalan Raya Sumedang-Bandung, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, ambrol, Kamis (12/5/2022) dini hari. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Rumah-rumah warga di 3 RW Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang terancam longsor. 


"Di sepanjang jalan ini saja (Bandung-Sumedang), rumah-rumah warga rawan longsor," kata Nana Suwarsana, Kepala Desa Ciherang, di Ciherang, Kamis (12/5/2022). 


Nana mengatakan ini lantaran adanya peristiwa tembok penahan tanah (TPT) yang ambrol dini hari tadi, sekitar pukul 01.30. 


Tembok di pinggir jalan itu ambrol sehingga berdampak kepada sebuah rumah milik Nani.

Material tembok ambrol juga menutupi bahu jalan raya nasional tersebut. 


"Memang di Ciherang ini sepanjang jalan sampai ke perbatasan Cadas Pangeran rawan ambrol," kata Nana. 


Warga yang terdampak TPT ambrol sudah diungsikan ke rumah kerabat warga tersebut. Kades juga mengimbau warga lain yang rumahnya terancam juga lebih baik mengungsi. 


Sebuah tembok penahan tanah (TPT) di Jalan Raya Sumedang-Bandung ambrol.


Sebanyak tiga unit rumah warga yang berada di bagian atas TPT itu terancam tergerus dan turut ambrol. 


Menurut pantauan TribunJabar.id, material TPT ambrol itu menutup bahu jalan. 

Baca juga: Aneh, Vila yang Digaris Polisi di Citengah Sumedang Keluar Izin di Hari yang Sama Izin Dimohonkan


Tampak sejumlah petugas dari instansi TNI dan Polri, serta anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang berada di lokasi TPT ambrol. 


Di bagian yang ambrol itu, para petugas menjatuhkan batu-batu yang masih menempel di tanah miring itu. Tampaknya, pelepasan batu dimaksudkan agar batu itu tidak lepas sendiri dan mencelakaan. 


Di bagian atas, petugas lainnya menutupi mahkota ambrol dengan terpal.  


Semalam di kawasan ini memang hujan deras. Hujan dimulai sejak pukul 19.00, hujan mereda dan menderas kembali hingga tengah malam. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved