Selasa, 14 April 2026

Kerusuhan di Penjara Ekuador, 43 Orang Tewas, Dipicu Perang Geng Narkoba

Puluhan narapidana tewas dalam perkelahian antara geng narkoba yang bersaing di dalam sebuah penjara di Ekuador

Editor: Ravianto
afp
Pemandangan di luar penjara Bellavista setelah kerusuhan, di Santo Domingo de los Tsachilas, Ekuador, pada 9 Mei 2022. Setidaknya dua narapidana tewas dan lima terluka dalam kerusuhan di sebuah penjara di Ekuador tengah, Menteri Dalam Negeri Patricio Carrillo memberi tahu pada hari Senin .(AFP) 

TRIBUNJABAR.ID, LIMA - Puluhan narapidana tewas dalam perkelahian antara geng narkoba yang bersaing di dalam sebuah penjara di Ekuador, Amerika Selatan.

Kerusuhan tersebut merupakan yang terbaru dari kekerasan di penjara yang mematikan di Ekuador.

Pihak berwenang mengatakan perkelahian pecah pada hari Senin (9/5/2022) antara saingannya Los Lobos dan geng R7 di dalam penjara Bellavista di Santo Domingo de los Colorados, sekitar 80 km dari ibu kota, Quito.

Tentara berjaga di luar penjara CRS Turi di Cuenca, Ekuador pada 24 Februari 2021
Tentara berjaga di luar penjara CRS Turi di Cuenca, Ekuador pada 24 Februari 2021 (FERNANDO MACHADO / AFP)

"Untuk saat ini ada 43 narapidana yang tewas," kata kantor kejaksaan di Twitter, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

Dikatakan, situasi terus berkembang.

Kerabat dari mereka yang ditahan di penjara berkumpul di luar fasilitas untuk mencoba mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi, kantor berita AFP melaporkan.

Sementara tahanan dengan cedera wajah dibawa dengan truk dan ambulans ke fasilitas medis.

Menteri Dalam Negeri Patricio Carrillo mengatakan perkelahian pecah pada Senin dini hari, memicu petugas keamanan untuk mencoba menahan situasi.

Setidaknya 112 tahanan yang mencoba melarikan diri selama kerusuhan ditangkap kembali oleh pasukan keamanan di dalam penjara, kata Carrillo.

Sementara itu, 108 narapidana lainnya masih buron.

Insiden itu adalah serangan terbaru dari kekerasan mematikan yang pecah di sebuah penjara Ekuador dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September 2021 lalu, lebih dari 100 narapidana tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kerusuhan di sebuah fasilitas di Guayaquil, sekitar 400 km dari Quito.

Kerusuhan Penitenciaria del Litoral mendorong pemerintah untuk menyatakan keadaan darurat dan mengerahkan ratusan polisi dan perwira militer ke penjara.

Negara itu juga berjanji untuk mengampuni sebanyak 2.000 narapidana dalam upaya untuk mengurangi kepadatan di fasilitas tersebut.

Foto selebaran yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Ekuador tentang operasi di penjara Bellavista setelah kerusuhan, di Santo Domingo de los Tsachilas, Ekuador, pada 9 Mei 2022. Setidaknya 43 narapidana tewas pada Senin dalam kerusuhan penjara mengerikan terbaru di Ekuador, publik kata jaksa, dan lebih dari 100 orang sedang diburu polisi.
Foto selebaran yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Ekuador tentang operasi di penjara Bellavista setelah kerusuhan, di Santo Domingo de los Tsachilas, Ekuador, pada 9 Mei 2022. Setidaknya 43 narapidana tewas pada Senin dalam kerusuhan penjara mengerikan terbaru di Ekuador, publik kata jaksa, dan lebih dari 100 orang sedang diburu polisi. (AFP)

Seorang ahli penjara Ekuador mengatakan kepada Al Jazeera akhir tahun lalu bahwa kekerasan menunjukkan bahwa pihak berwenang telah kehilangan kendali, mendesak mereka untuk menyediakan lebih banyak program rehabilitasi tahanan dan untuk membongkar kelompok bersenjata yang beroperasi di dalam penjara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved