Kumpulan Puisi Bertema Waisak, Bagikan Untuk Keluarga, Teman, dan Medsos
Pada momentum hari suci umat Buddha ini, Anda dapat membagikan puisi bertema Waisak.
Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tinggal menghitung hari, peringatan Hari Raya Waisak 2022 jatuh pada 16 Mei 2022.
Pada momentum hari suci umat Buddha ini, Anda dapat membagikan puisi bertema Waisak.
Puisi-puisi ini bisa Anda bagikan ke orang terdekat, mulai dari keluarga hingga sahabat, atau di media sosial.
Berikut Tribunjabar.id himpun dari berbagai sumber, kumpulan puisi Waisak:
1. Ketika Sang mentari bersemayam di singgasana sebelah barat
Semburat jingga merona di wajah sang mayapada
Waktupun bergulir dan berlalu meninggalkan dunia dalam kegelapan
Seberkas sinar kuning keemasan menjulang
Memberi harap pada insan-insan yang diliputi kegelisahan
Menyisihkan segala keraguan, menyibak misteri kehidupan
Bulat sempurna sang rembulan di bulan Waisaka
Mengiringi genta yang mengalun mendayu-dayu
Bersenandung paritta-paritta suci
Mengalirkan sajak-sajak penuh kedamaian
Menuntun insan melatih diri
Dengan semangat untuk mawas diri
Baca juga: Selamat Hari Waisak 2022! Ini Ucapan Hari Waisak Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok Untuk Caption
Rembulan purnama di bulan Waisaka
Mengingatkan tiga peristiwa suci
Tentang sang Tahtagata
Kini …..
Dua ribu lima ratus lima puluh enam tahun lamanya
Buddha Parinibbana
Dharmanya nan Agung dan Mulia
Menjelma menjadi embun dikala Dukha
Mengkristal dalam Sanubari
(Karya: Suyadi via www.narakata.id)
2. Dimulai .....Saat Ini!
Berhari, berbulan, bertahun
Lewat semua
Aku berdiri diam
Kemarin maju, tapi hari sebelumnya mundur
Minggu lalu maju berlangkah-langkah
Bulan lalu lari berjarak-jarak
Sepanjang ingatanku tahun-tahun berlalu
aku hanya diam saja
bahkan melumpurkan diri ke kubangan
Hari ini aku berasa tidak bergerak
hanya maju mundur
kurang lebih aku di tempat semula
tempat bersarangnya pandangan dan
kebiasaan lama
Di masaku,
Banyak Hari Waisak kuperingati
Dengan setelan putihku yang cantik
bersih, karena kusiapkan berapa minggu lalu
Berapa banyak bunga yang kubeli
kurangkai indah di atas altar
Kuyakin rupang-rupang di meja altarku
bersih berkilau
Aku hafal benar kebiasaanku
aku akan pasang dupa, menyala juga lilin
Tidak lupa wangi kayu cendana
Berpiring buah-buahan segar
Aku berparitta
Baca juga: Hari Waisak Nasional 2022 Dipusatkan di Mana? Ini Penjelasan dan Rangkaian Kegiatannya
Hari ini
Aku masuk ke pintu vihara
Bersetelan putih licin kena setrika
Aku tahu aku akan mengulang kebiasaan lama
Sudah hafal betul upacaranya
Paradaksina, aku lakukan pasti
dengan antusias, walau berbaris-baris,
berpeluhan, kadang melepuh api lilin dan dupa
Sudah banyak, berkali kulakukan
Setelah selesai aku dan yang
lainnya berucapan
seperti ucapan selamat ulang tahun
selamat Waisak,....selamat Waisak.!
Aku hafal semuanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hari-raya-waisak-trisuci-waisak_20180528_142839.jpg)