Sanksi Ini Menanti ASN Bandung Barat yang Tak Ikut Apel dan Masuk Kerja Pascalibur Lebaran

Pemkab Bandung Barat sudah mengeluarkan surat edaran bahwa 75 persen ASN harus mengikuti apel dan masuk kerja pada Senin (9/5/2022).

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Istimewa
ILUSTRASI - Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dikenakan sanksi berupa pemotongan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TTP) jika tidak ikut apel dan masuk kerja setelah libur Lebaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dikenakan sanksi berupa pemotongan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TTP) jika tidak ikut apel dan masuk kerja setelah libur Lebaran.

Pemkab Bandung Barat sudah mengeluarkan surat edaran bahwa 75 persen ASN harus mengikuti apel dan masuk kerja pada Senin (9/5/2022).

Sedangkan 25 persen diizinkan untuk melaksanakan work from home (WFH).

Kasubid Penilaian dan Evaluasi Kinerja BKPSDM Bandung Barat, Yunita Nur Fadilla, mengatakan, sanksi pemotongan TPP bagi ASN yang tidak masuk kerja setelah libur Lebaran itu ditetapkan sebesar dua persen.

"Sanksi untuk ASN yang tidak ikut apel itu sudah ada perbupnya. Sanksinya potongan (TPP) dua persen bagi yang gak ikut apel," ujar Yunita saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (8/5/2022) malam.

Atas hal tersebut, kata Yunita, BKPSDM Bandung Barat bakal langsung melakukan pendataan dengan melihat absensi bagi setiap ASN setelah melaksanakan apel pagi.

"Besok dihitung berapa ASN yang masuk karena 75 persen ASN harus ikut apel dan masuk kerja. Kalau 25 persen yang WFH," kata Yunita.

Ia mengatakan, bagi ASN yang melaksanakan WFH tidak perlu mengikuti apel, sehingga sanksi pemotongan TPP itu hanya berlaku bagi ASN yang harus work from office (WFO).

ASN yang diizinkan WFH setelah libur Lebaran itu, kata dia, khusus hanya untuk ASN Bandung Barat yang sudah melaksanakan mudik Lebaran keluar kota.

"Kalau ASN 75 persen tidak ikut apel, sanksinya sudah disiapkan," ujar Yunita. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved