Minggu, 7 Juni 2026

Libur Lebaran Kunjungan ke Wisata Lembang Semakin Hari Bertambah, Berpotensi Macet Parah

Pengaluhan kendaraan ke jalur alternatif bakal dilakukan polisi jika jika jalan utama di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) macet p

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas saat terjadi kemacetan di kawasan objek wisata Lembang, Rabu (4/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Pengaluhan kendaraan ke jalur alternatif bakal dilakukan polisi jika jika jalan utama di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) macet parah saat libur Lebaran. 

Rekayasa arus lalu lintas tersebut sudah disiapkan polisi karena setiap harinya kemacetan di jalur objek wisata Lembang kerap terjadi, bahkan setiap hari jumlah kendaraan yang masuk ke Lembang terus meningkat.

Berdasarkan data Satlantas Polres Cimahi, pada hari H lebaran jumlah kendaraan yang masuk ke objek wisata Lembang mencapai 17 ribu, sedangkan pada H+2 lebaran jumlahnya bertambah menjadi 18 ribu kendaraan.

"Pada saat nanti jalur arteri sudah tidak muat lagi karena banyaknya kendaraan, maka akan kami alihkan ke jalur alternatif," ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto saat ditemui di Lembang, Kamis (5/6/2022).

Ia mengatakan, dalam pengalihan arus lalu lintas tersebut, nantinya kendaraan yang datang dari arah Subang akan dialihkan ke arah Dago, Kota Bandung melalui Maribaya.

"Nanti dari pertigaan Panorama, kendaraan yang dari arah Subang kita tekuk kiri melalui Maribaya. Kemudian kalau di Beatrix sudah tidak bisa menampung, kendaraan dari Bandung akan tekuk kiri mengarah ke Cisarua dan Cimahi," katanya.

Sementara jika terjadi kemacetan di jalur alternatif terutama Jalan Kolonel Masturi, pihaknya juga telah menempatkan anggota yakni tim pengurai kemacetan sebanyak 10 personel yang nantinya akan melakukan rekayasa arus lalulintas.

"Jadi apabila terjadi kemacetan di Jalan Kolonel Masturi, kendaraan akan dialihkan ke Cihanjuang, terutama yang dari arah Patrol dan kendaraan dari arah Cisarua kami luruskan ke arah Beatrix," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melarang bus untuk melintasi Jalan Kolonel Masturi karena kondisi jalannya cukup sempit, sehingga kendaraan besar itu bisa menambah kemacetan di jalur alternatif.

"Untuk kendaraan besar kami batasi atau dilarang masuk ke jalan alternatif yang mengarah ke Cisarua," ujar Sudirianto.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved