Liga Italia
Inter Milan Keok akibat Blunder Ionut Radu, tapi Simone Inzaghi Bela sang Kiper Cadangan
Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan, membela kipernya, Ionut Radu, yang melakukan blunder pada laga lanjutan Liga Italia kontra Bologna.
TRIBUNJABAR.ID - Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan, membela kipernya, Ionut Radu, yang melakukan blunder pada laga lanjutan Liga Italia kontra Bologna pada Kamis (28/4/2022) dini hari WIB.
Kiper cadangan Ionut Radu mendapat sorotan tajam pada pertandingan Bologna vs Inter Milan tersebut.
Pasalnya, kiper asal Rumania tersebut melakukan blunder saat gagal mengontrol bola lemparan ke dalam dari rekan setimnya sendiri.
Akibat kesalahan itu, Bologna bisa mencetak gol kemenangan 10 menit sebelum pertandingan di Renato dell'Ara tersebut bubar.
Baca juga: Disakiti Mantan di Markas Bologna, Inter Milan Gagal Salip AC Milan di Klasemen Liga Italia
Hasilnya, Inter gagal menempel rival berat mereka, AC Milan, di puncak klasemen Serie A.
Secara virtual, AC Milan kini punya keunggulan tiga poin dari Inter karena mereka unggul head-head (satu seri dan satu menang).
Tak ayal, Radu pun banyak mendapat cemoohan dari fans Inter sendiri di media sosial.
Pelatih Simone Inzaghi juga tak lepas dari kritik karena ia dianggap kurang banyak memainkan sang kiper cadangan musim ini.
Kiper berusia 24 tahun tersebut memang hanya bermain sekali sebelumnya, yakni pada laga Coppa Italia melawan Empoli pada Januari.
Ia juga belum pernah merumput di Serie A sebelum menggantikan Samir Handanovic yang cedera menjelang pertandingan.
Baca juga: Begini Cara Para Pemain Muslim Liverpool Menjalani Puasa dan Tetap Tampil Maksimal di Lapangan
Menanggapi hal ini, Simone Inzaghi menekankan keyakinannya kepada sang kiper.
"Radu bermain sangat bagus saat menghadapi Empoli," tuturnya di Sky Italia.
"Ia selalu berlatih dengan sangat bagus."
"Kami punya kepercayaan tinggi kepadanya."
"Ini adalah sebuah insiden yang sangat disayangkan tetapi hal-hal seperti ini selalu terjadi dan tak selalu melukai kami apabila kami tengah unggul 4-1 ketimbang saat masih 1-1."
Walau demikian, Inzaghi tetap mengutarakan kekesalannya karena gagal mengambil poin penuh pada momen krusial musim.
Apalagi, Inter sempat memimpin lebih dulu lewat gol Ivan Perisic sebelum dibalas oleh Marko Arnautovic dan kalah dari sebuah blunder kiper.
"Tanpa ragu, ada kepahitan, seperti normalnya."
"Kami tidak lagi bisa menentukan nasib sendiri."
"Kami harus mengecek apa yang Milan lakukan dan coba memenangkan empat laga tersisa," tutur Inzaghi.
"Kami berhasil memimpin lebih dulu dan seharusnya mencetak lebih banyak gol ketimbang kebobolan dari gol Arnautovic yang seharusnya bisa dihindari karena kami tahu apa pun bisa terjadi di sepak bola."
Lautaro Martinez dkk pun harus menunjukkan mentalitas prima pada sisa laga mereka kontra Udinese (tandang), Empoli (kandang), dan Cagliari (tandang), dan Sampdoria (kandang). (*)