Persib Bandung
Persib Bandung Dihuni Banyak Pemain Muda, Pengamat Singgung Persib Tak Punya Tempat Latihan Sendiri
Beberapa talenta muda hasil binaan Diklat dan Akademi Persib pun mulai didatangkan kembali, untuk mengisi slot kosong di skuad Maung Bandung.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
Bahkan, lanjutnya tim Persib Putri mampu meraih gelar juara di ajang Piala Pertiwi tingkat Regional 2022 lalu, bukan karena murni hasil binaan dari Diklat Persib.
"Meski kemarin tim Persib Putri bisa juara , apakah murni dari pemain binaan Diklat Persib, jawabannya bukan. Ini sebuah kenyataan, sampai sekarang, siapa pemain yang betul-betul dari nol di bina oleh Akademi dan Diklat Persib menjadi bintang, tidak ada sama sekali," ucapnya.
Yudi menyebutkan, para pemain muda yang kini bersinar di tim utama Persib Bandung saat ini, menurutnya bukanlah pemain dari nol binaan Diklat Persib, akan tetapi hasil pembinaan dari klub Sekolah Sepak Bola di luar Diklat Persib.
"Para pemain bintang Persib saat ini, seperti seperti Febri Hariyadi, Zalnando, Beckham Putra Nugraha, Kakang Rudianto, termasuk Gian Zola Nasrullah Nugraha, dan lainnya.
Semua itu dari nol di bina oleh klub-klub seperti UNI, PROPELAT, SIDOLIG, dan lainnya, jadi bukan nol dari Diklat, jadi para pemain itu harus berterima kasih tuh kepada pelatih-pelatih dan pembina-pembina klub-klub tersebut," ujar Yudi.
Di samping itu semua, Yudi berharap agar para pemain muda harus berani bersaing dan kerja keras untuk mendapatkan kesempatan bermain. Jika tidak, maka mereka harus siap untuk tersingkir.
"Jadi kesimpulannya pelatih hanya akan memainkan pemain terbaiknya, dan mungkin jika tidak mampu bersaing, pemain muda hanya akan tetap di bangku cadangan," ucapnya.
Oleh karena itu, Ia berpesan jangan terlalu berharap untuk mampu menembus tim inti di skuad utama Persib Bandung.
Kecuali para pemain muda lebih dulu mencari pengalaman dan membuktikan mampu menjadi pemain inti di tim lain, untuk dapat kembali bermain untuk Persib.
"Hal ini terjadi pada saya sendiri, dan saya mengambil sikap untuk menuntut ilmu sepak bola di luar Bandung, sampai akhirnya saya bisa bermain dengan para senior waktu itu, seperti Adjat (Sudrajat), Robby (Darwis), Iwan Sunarya, Adeng (Hudaya), dan lainnya," katanya (Cipta Permana).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gelandang-persib-bandung-beckham-putra-nugraha-barito-putera.jpg)