Sabtu, 11 April 2026

Hari Raya Berpotensi Barengan? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Pada 1 Mei, Lebaran Muhammadiyah 2 Mei

Serupa saat penentuan awal Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) juga akan menggelar sidang isbat di akhirnya, atau untuk menentukan Idulfitri 2022.

Editor: Giri
Pixabay
Ilustrasi - Serupa saat penentuan awal Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) juga akan menggelar sidang isbat di akhirnya, atau untuk menentukan Idulfitri 2022 atau 1 Syawal 1443 H. 

TRIBUNJABAR.ID - Serupa saat penentuan awal Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) juga akan menggelar sidang isbat di akhirnya, atau untuk menentukan Idulfitri 2022 atau 1 Syawal 1443 H.

Sidang isbat itu akan dilaksanakan pada Minggu, 1 Mei 2022.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan, pelaksanaan dan hasil sidang isbat akan mempertimbangkan informasi yang telah diperoleh.

Penentuan Lebaran 2022 berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis atau hisab dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan hilal atau rukyatul hilal.

Sidang yang berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kemenag ini akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag.

“Sidang akan digelar secara hybrid, yakni daring dan luring. Sebagian peserta hadir di lokasi acara, sebagian mengikuti secara online melalui Zoom Meeting,” ujar Kamaruddin, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (18/4/2022).

Sidang isbat awal Syawal 1443 H akan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, ada pula Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan pondok pesantren.

Kamaruddin mengatakan, semua sistem sepakat bahwa ijtimak (saat berakhirnya bulan lama dan muncul bulan baru) menjelang Syawal jatuh pada Minggu, 1 Mei 2022 M atau bertepatan dengan 29 Ramadhan 1443 H.

“Pada hari rukyat, 29 Ramadan 1443 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk dan di atas kriteria baru MABIMS,” imbuh Kamaruddin.

Adapun MABIMS adalah kepanjangan dari Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Menurut kriteria baru MABIMS, secara astronomis hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal tiga derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Melalui pemantauan hilal dan sidang isbat pada 1 Mei 2022 inilah, pemerintah akan menetapkan kapan Hari Raya Idulfitri 2022.

Muhammadiyah, Idulfitri jatuh 2 Mei 2022

Di sisi lain, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved