Cinta Segitiga Berujung Maut, Kasatpol PP Diduga Rampas Nyawa Pegawai Dishub di Kota Makassar

Awalnya, pegawai Dishub Kota Makassar itu diduga meninggal karena kecelakaan lalu lintas tunggal sebab terjatuh dari sepeda motor

DOKUMENTASI TRIBUNNEWS
ILUSTRASI penembakan pegawai Dishub Kota Makassar 

TRIBUNJABAR.ID- Kasatpol PP Makassar, M Iqbal Aqnan, diduga merampas nyawa pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kasus perampasan nyawa pengawai Dishub Kota Makassar bernama Najamuddin Sewang (NS) tersebut diduga bermotif cinta segitiga.

M Iqbal Aqnan diduga menjadi otak kasus perampasan nyawa pengawai Dishub itu.

Bahkan, Kasatpol PP itu disebut sempat mengancam melalui kakak kandung korban.

Dalam perkara ini, M Iqbal Aqnan tidak sendirian menjadi tersangka, melainkan bersama tiga orang lain.

Mereka adalah S, AKM, dan A yang diduga bertindak sebagai eksekutor untuk menghilangkan nyawa korban.

Baca juga: KASUS Perampasan Nyawa, Kasni Dihabisi dan Alat Vital Dimutilasi, Pelaku Ditangkap Tapi Bungkam

Siapa sosok wanita yang jadi rebutan di balik kasus perampasan nyawa di Kota Makassar itu tersebut?

Kakak korban, Juni Sewang mengungkap sosok perempuan tersebut dalam wawancara dengan jurnalis Tribun-Timur.com, Muslimin Emba di Mapolrestabes Makassar, Sabtu malam.

Juni Sewang, kakak Najamuddin Sewang, pegawai Dishub Makassar yang tewas ditembak di Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (3/4/2022), karena motif asmara.

 Juni Sewang menceritakan jika sebenarnya berteman dengan Iqbal Asnan sejak dulu. "Kami satu almamater," kata Juni Sewang.

Suatu ketika Juni Sewang ditelepon Iqbal Asnan agar mengingatkan Najamuddin Sewang tak menganggu sosok perempuan tersebut.

"Pak Iqbal telepon langsung ke saya, 'Jun, ini adikmu cari gara-gara sama saya. Kalau bukan ini adikmu, saya sudah habisi'. Itu yang dilontarkan," ujar Juni Sewang.

Baca juga: Pelaku Perampasan Nyawa Buruh Perempuan di Bekasi Ditangkap, Iska Dibacok dan Tewas di Pelukan Pacar

Jurnalis senior di sebuah media lokal di Makassar itu kemudian mencari tahu sebab Iqbal Asnan marah kepada adiknya.

"Kenapa ada bahasa seperti itu yang keluar (dari Iqbal Asnan), Pak Kadis (Kadis Perhubungan) saat itu," kata Juni Sewang lebih lanjut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved