Mudik Lebaran 2022

Usai Rapat dengan Presiden, Begini Ancang-ancang Ridwan Kamil untuk Antisipasi Mudik Lebaran 2022

Ridwan Kamil mengatakan Pemprov Jabar melakukan sejumlah antisipasi terkait mudik Lebaran 2022.

Istimewa/ Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan beberapa antisipasi persiapan mudik Lebaran 2022 yang diprediksi akan membeludak.

Hal ini disebabkan sudah dua kali lebaran masyarakat tidak pulang kampung. 

Selain itu, level PPKM sudah diturunkan dan aktivitas ekonomi sudah mulai bergerak menuju normal.

Diperkirakan jumlah pemudik di Indonesia mencapai 80 juta orang.

"Tadi kita (bersama Pak Presiden) juga rapat membicarakan persiapan mudik, karena potensinya ada 80 juta orang Indonesia yang dua tahun tidak pulang, tahun ini akan pulang, sehingga akan ada solusi-solusi melancarkan permudikan di tahun ini," ujar Ridwan Kamil usai rapat dengan Presiden Joko Widodo di sela kunjungan kerja di Kota Cirebon, Rabu (13/4/2022).

Jabar selain banyak warganya yang mudik, juga menjadi daerah perlintasan dan tujuan para pemudik.

Beberapa kota akan menjadi jalur langganan para pemudik baik menggunakan jalur bebas hambatan maupun jalur arteri.

Menurut Gubernur, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat telah memperbaiki beberapa jalan rusak, agar para pengendara tetap aman saat berkendara selama mudik.

"(Jalan rusak jelang mudik) Kalau follow up berita-berita, semua sedang dikerjakan, khususnya persiapan untuk mudik melalui jalur-jalur lain, dan lagi direkomendasi jangan semua lewat Pantura," ucap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Ia mengimbau bagi para pemudik yang hendak pulang ke daerah Jawa Tengah, agar para pemudik melewati jalur selatan karena jalannya sudah layak.

"Coba lewat jalur pantai selatan, karena jalur selatan juga sudah layak," katanya.

Untuk mengantisipasi mudik pertama di masa pandemi Covid-19, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan beberapa strategi penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022. 

Pertama, penyediaan info jalur utama dan alternatif mudik bagi masyarakat.

Kemudian, rekayasa jalur lalu lintas di titik-titik prioritas, penyediaan layanan rest area yang nyaman bagi pemudik, penyediaan informasi arus lalu lintas secara live report.

"Kami juga tentunya melakukan analisis data yang ditujukan sepenuhnya untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lalu lintas saat mudik," kata Kepala Dishub Jabar A Koswara.

Langkah lain, berkoordinasi dengan Organda memastikan armada angkutan umum baik dalam kota dalam provinsi maupun antar provinsi tersedia.

"Kami juga menyediakan informasi layanan angkutan meliputi trayek, jadwal keberangkatan, pool, tiket dan lain-lain. Termasuk pengawasan tarif angkutan, serta keselamatan angkutan umum," ucap Koswara. 

Agar informasi mudik betul-betul sampai ke masyarakat secara efektif, Dishub Jabar memanfaatkan berbagai macam kanal publikasi seperti media massa arus utama, media sosial, aplikasi digital, dan infrastruktur IT lainnya.

Baca juga: Mudik Lebaran, Ada Ganjil Genap dan One Way di Jalan Tol, Polisi Minta Warga Simak Kapan Waktunya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved