Jumat, 10 April 2026

Road to BUBOS 2022, Ini Rangkaian Kegiatan Pelajar Jabar selama Ramadan

Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan menggelar sejumlah agenda bagi para pelajar melalui Road Bubos 2022

dok pemprov jabar
Pelaksanaan Kontes Juara Anak Soleh (KOAS), Buka Berkah (KABAH), dan bersih-bersih Masjid Al-Istiqomah di Kabupaten Pangandaran, Senin (11/4/2022), merupakan rangkaian awal Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS) 2022. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan menggelar sejumlah agenda bagi para pelajar di Bulan Suci Ramadan 2022. Program-program tersebut sebagai upaya penumbuhan budi pekerti di lingkungan satuan pendidikan Jabar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan Pemprov Jabar menggelar Smartren Ramadhan dalam rangka mewujudkan Jabar juara lahir batin. Kegiatan ini pun melibatkan siswa dan siswi termasuk tenaga kependidikan di Jawa Barat.

"Kegiatan ini dilaksanakan hampir dalam satu bulan penuh mulai tanggal 16 April sampai 1 Mei 2022 dan dilakukan secara daring maupun virtual," ujar Dedi Supandi di Bandung, Rabu (13/4/2022).

Dedi Supandi memaparkan, untuk agenda pertama pihaknya mengelar Kegiatan Islam di Sekolah (KIDS). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 5 April dan berakhir 22 April 2022 nanti. KIDS sendiri meliputi kegiatan sholat fardlu dan sunah berjamaah, kajian Al Quran, Hadits dan kitab kuning, Pembiasaan Infak, Iftar bersama.

"Jika memungkinkan dengan memilih salah satu bentuk kegiatan yaitu mendatangkan ajengan ke sekolah, siswa mondok di pesantren, pembinaan di sekolah maupun mengikuti pesantren digital oleh IRMA Jabar," katanya.

Selain itu, pada 5 April hingga 22 April juga pihaknya mengajak siswa dan siswi melaksanakan Infaq Massal Aktualisasi Masagi (IMAM). IMAM ini adalah program pengumpulan infaq dan sedekah secara massal selama bulan Ramadhan yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA/SMK/SLB di Jawa Barat.

Adapun penyaluran infaq ini langsung oleh satuan pendidikan kepada yang membutuhkan maupun melalui lembaga resmi penerima infaq sedekah, seperti Baziz, Baznas, Panti Asuhan, Panti Jompo, dan yang lainnya.

"Bukan kita yang mengumpulkan uang infaqnya, silakan siswa dan siswi agar berkreasi, hasil infaq tersebut mau dibuat apa atau mau dibagikan ke mana," katanya.

Tujuan utama program ini adalah mengimplementasikan pendidikan karakter Jabar Masagi, yaitu pelajar yang mempunyai fisik yang kuat, otak yang cerdas, hati yang berakhlakul karimah, serta rajin beribadah. Serta membiasakan bagi pelajar dalam berinfaq dan sedekah.

"Kalau dihitung jumlahnya akan luar biasa. Kalau hitungan 1.800.800 siswa saja misalkan, mereka melakukan infaq minimal Rp 10 ribu selama bulan Ramadhan ini, nanti akan ada 18 milliar yang terkumpul," katanya.

Dedi menambahkan, pihaknya juga mengajak siswa dan siswi untuk berbagi kepada yang membutuhkan selama bulan Ramdhan ini melalui kegiatan Rantang Siswa. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Buka Bersama on The Screen (BUBOS) pada 22 April 2022 nanti.

Dalam kegiatan Rantang Siswa, Dedi mengajak peserta didik menyediakan satu makanan untuk tetangga maupun warga yang membutuhkan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kendati gerakan ini bernama Rantang Siswa, Dedi mempersilakan siswa maupun siswi memberikan makanan dengan menggunakan wadah apapun asalkan bersih.

"Kalau ada siswa yang mau masak sendiri, itu lebih bagus. Tidak perlu selalu makanan yang digoreng menggunakan minyak, yang terpenting bergizi," katanya.

Nantinya, siswa dapat mendokumentasikan kegiatan ini dan mengupload di instgaram masing-masing dengan menyertakan #RANTANGSISWA.

"Bukan maksudnya riya, karena kami dari panita akan melihat foto dari teman-teman saat melakukan kegiatan Rantang Siswa ini," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved