Persib Bandung
Mohammed Rashid di Palestina Kepikiran Teman-teman di Persib, Posting Video Ngerap Henhen: Wallahi
Mantan gelandang Persib Bandung, Mohammed Rashid mengunggah postingan yang mencuri perhatian. Di Palestina masih kepikiran teman-teman di Persib
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Padahal, meski baru menikmati Liga 1 Indonesia, Rashid satu di antara pemain yang diidolakan bobotoh.
Kepergiannya sendiri dari Persib Bandung ternyata hal yang berat dilakukan Mohammed Rashid.
Baca juga: PERSIB BANDUNG Sudah Lepas Dua Pemain, Setelah Esteban Vizcarra, Bek Ini Juga Resmi Pergi
Baru-baru ini, Mohammed Rashid mengungkapkan perasaannya berat meninggalkan Bandung.
Ia bahkan mengaku dalam perjalanannya ke Palestina ia sampai berkaca-kaca hampir menangis meninggalkan klub biru dan bobotoh yang telah menyambutnya secara hangat.
Hal ini diungkapkan Rashid lewat postingan menyentuh, dikutip Tribunjabar.id, Senin (4/4/2022).
Rashid mengungkapkan perasaannya meninggalkan di Bandung.
Ia juga menyinggung kenangan terakhir saat makan malam bersama bobotoh.
Rashid juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Persib Bandung serta bobotoh yang telah mendukungnya.
“Still can't forget the excitement at the dinner yesterday. You all can see the tears in my eyes when I'm surrounded by the warmth of Bobotoh. I am very grateful.”
“And now I'm on my way home. Regarding what is being discussed in the media, first, I want to focus on my family in Palestine. Afterwards, I may discuss the next steps of my career. Thanks again for the support, Bobotoh,”
“Masih belum bisa lupa dengan keseruan di acara dinner kemarin."
"Kamu (bobotoh) semua bisa melihat betapa berkaca-kacanya saya saat saya dengan kehangatan bobotoh. Saya sangat berterima kasih,” tulis Mohammed Rashid.
Tak sampai di sana, Rashid mengaku saat ini dirinya dalam perjalanan pulang.
Kemudian ia menyinggung alasan mengambil keputusa pulang ke Palestina.
Ia mengaku sementara ini ia pulang meninggalkan Persib karena ingin fokus menjalankan ibadah Ramadhan bersama keluarga.