Pegawai BPK yang Memeras RSUD dan 17 Puskesmas di Bekasi Ternyata Ketua Tim Auditor 

Pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jabar berinisial AMR, diketahui merupakan ketua tim auditor untuk wilayah Bekasi. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Pihak Kajati Jabar menggelar konferensi pers OTT terhadap dua pegawai BPK Jabar, Rabu (30/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jabar berinisial AMR, diketahui merupakan ketua tim auditor untuk wilayah Bekasi

AMR ditetapkan tersangka pemerasan uang sebesar Rp 351 juta dari RSUD Cabangbungin dan 17 puskesmas di Kabupaten Bekasi saat melakukan pemeriksaan keuangan. 

"Pada intinya AMR itu memang benar sebagai ketua tim. Kemudian apakah ada temuan berikutnya memang akan kami proses lebih lanjut nanti," ujar Kepala BPK RI Kanwil Jabar, Agus Khotib, di Kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Bandung, kemarin. 

Pihaknya mendukung kejati dan kejari untuk memproses secara hukum apabila ditemukan pegawainya melakukan pelanggaran, termasuk pemerasan. 

"Kami dukung dan ikuti prosedur hukum. Kami juga mengikuti proses (hukum) yang ada. Pada prinsipnya, kami sepakati kalau ada tim kami yang menyimpang silakan diproses saja," katanya. 

Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana, menambahkan, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait kasus ini. 

Diketahui, dalam kasus ini pihak rumah sakit dan puskesmas sudah menyerahkan sejumlah uang.

Uang itu diserahkan oleh mereka lantaran ketakutan. 

Uang yang disita penyidik Kejati Jabar dari dua pegawai BPK Jabar
Uang yang disita penyidik Kejati Jabar dari dua pegawai BPK Jabar (Istimewa)

"Fakta yang ditemukan di lapangan kenapa memberikan uang kepada oknum itu, karena ketakutan, terpaksa dia dalam artian memberikan itu," ujar Asep. 

Sebelumnya, dua pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Jawa Barat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi bersama tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Rabu (30/3/2022). 

Kedua pegawai BPK dari Kantor Wilayah Jawa Barat itu berinisial AMR dan F.

Keduanya diamankan oleh tim gabungan di salah satu kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bekasi.

"Kami mengamankan dan menggeledah didapat uang sebanyak Rp 351 juta dari sebuah apartemen yang diduga ditempati oleh oknum bersangkutan," ujar Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana saat jumpa pers di kantor kejati. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved