Anak Buah Sri Mulyani Senang Ada yang Gemar Pamer Harta, Juragan 99 Datangi Kantor Pajak

Gilang Widya Pramana yang lebih dikenal Juragan 99 ini tengah disoroti Kementerian Keuangan terkait omzet MS Glow yang mencapai Rp 600 Miliar.

Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Hermawan Aksan
Kolase Tribun Style/Instagram Juragan 99
Juragan 99 dan Shandy Purnamasari kini diincar anak buah dari Sri Mulyani 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Yustinus Prastowo, staf khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi dan Strategis, menyoroti pernyataan Juragan 99 alias Gilang Widya Pramana mengenai omzet perusahaannya.

Melalui akun Twitter pribadinya, Prastowo menyebut Gilang mengklaim penjualan dari brand kecantikan miliknya, MS Glow, mencapai Rp600 miliar per bulan.

“Wow gurih nih @DitjenPajakRI. Seahun omzet Rp 7,2 triliun. Berarti, memungut PPN 10 % Rp 720 miliar, tinggal cocokin ke SPT dan SPT PPh nih,” cuit Prastowo di akun Twitter @prastiw, Kamis (23/3/2022).

Prastowo mengaku senang ketika masyarakat Indonesia gemar pamer harta.

Hal tersebut memudahkan otoritas pajak untuk melakukan penagihan.

Baca juga: Heboh Dapat Rp 600 M Per Bulan, Shandy Purnamasari Istri Juragan 99: Alhamdulillah MS Glow Meroket

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa ia menaruh perhatian kepada kalangan supertajir atau crazy rich yang suka pamer kekayaan.

Sri Mulyani juga melakukan pengamatan, orang kaya Indonesia suka pamer di media sosial.

Mulai dari saldo rekening, pemberian hadiah mewah, sampai menerima fasilitas perusahaan yang mewah.

Menyadari tengah ramai diperbincangkan Gilang Widya Pramana mengikuti tax amnesty jilid II atau program pengungkapan sukarela wajib pajak (PPS) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Mampang Prapatan.

Mengutip akun instagram @juragan_99 pada Jumat (25/3//2022), dalam unggahan tersebut Golang melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT).

"Alhamdulillah, hari ini menuntaskan kewajiban melaporkan SPT dan melakukan program PPS di kantor pelayanan pajak pratama Jakarta Mampang Prapatan."

"Sempat bertemu dengan kepada KPP dan Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jaksel."

"Semua dilaporkan secara transparan dan terbuka," kata Gilang dalam akunnya, Jumat (25/3/2022).

Meskipun demikian, Gilang tak menjelaskan program PPS yang diikutinya.

Sebab, dalam PPS terdapat dua kebijakan pengampunan pajak. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved