Kamis, 30 April 2026

Mahasiswi Garut Dianiaya

Detik-detik Mencekam Penyekapan Mahasiswi di Garut Diceritakan Ibunda, Dipukuli, Selamat Berkat Ini

Peristiwa mencekam itu berhasil direkam oleh ponsel saat komplotan orang itu itu membobol rumahnya.

Tayang:
Tribun Jabar / Sidqi Al Ghifari
Solihati Nurzanah dan Rifda Abidah saat diwawancarai Tribunjabar.id di kediamannya, Kamis (24/3/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Mahasiswi di Garut menjadi korban kekerasan tiga orang yang membobol rumahnya di malam hari.

Kejadian itu juga viral di media sosial, perempuan tersebut bernama Rifda Abidah (19) warga Kampung Bongkor, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peristiwa mencekam itu berhasil direkam oleh ponsel saat komplotan orang itu itu membobol rumahnya.

Baca juga: DETIK-detik Perampok Beraksi di Garut, Mahasiswi & Ibunya Dapat Perlakuan Kejam, Malam Paling Kelam

Solihati Nurzanah (42), ibunda Rifda menjelaskan kronologis rumahnya dibobol tiga orang hingga dia dan anaknya menjadi korban kekerasan.

Ia menyebut kenal dengan pelaku dan pernah sama-sama menjalankan salah satu bisnis.

Namun bisnis yang dijalankannya dengan pelaku mengalami kerugian sehingga dirinya menanggung hutang piutang yang harus dibayarkan kepada pelaku.

"Jadi ada kegagalan bisnis ya, karena itu saya tanggung jawab menanggung hutang dari bisnis itu, saya tidak kabur malahan dalam proses cicil," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di kediamannya, Kamis (24/3/2022).

Ia menjelaskan, di malam tersebut, pelaku sempat datang ke rumahnya dan menanyakan keberadaannya, namun di rumah hanya ada Rifda seorang.

Kemudian pada Rabu (23/3/2022) dini hari sekira pukul 01.00 WIB, pelaku kembali datang ke rumahnya dengan cara membobol pintu dapur.

"Kondisi saat itu lampu dimatikan, pintu dibobol, kemudian kaca kamar saya pun dibobol," ucapnya.

Saat proses pembobolan tersebut ia menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan keadaan itu, ia pun bersembunyi di balik lemari.

Detik-detik mencekam itu ia hadapi, pelaku yang mengacak-ngacak tempat tidurnya kesal karena orang yang ia cari tidak ada.

"Pelaku kemudian merencanakan masuk ke kamar anak saya, mengetahui anak saya terancam akhirnya saya menghadang mereka, saya bentak mereka ada apa ini," ucapnya.

Baca juga: BREAKING News, Mencekam, Rumah Seorang Mahasiswi di Garut Disatroni Perampok, Ia & Ibunya Dianiaya

Komplotan pembobol rumah tersebut langsung menyerang dirinya dengan cara mencekik dan dipukul secara membabi buta.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved