Selasa, 16 Juni 2026

TERBUKTI, Persib Bandung Susah Juara Kalau Bukan Sistem Turnamen!

Sering kalah di laga penting membuat peluang Persib Bandung juara Liga 1 musim ini semakin berat.

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
ligaindonesiabaru.com
Ardi Idrus (kanan) ikut merayakan gol yang dicetak David da Silva. Ardi kemudian dikartu merah di laga Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya. 

TRIBUNJABAR.ID- Sering kalah di laga penting membuat peluang Persib Bandung juara Liga 1 musim ini semakin berat.

Terakhir, saat harus menang lawan Persebaya, Persib malah bermain imbang. Padahal poin penuh wajib diambil sebagai syarat menuju juara.

Saat ini, klasemen Liga 1 urutan 1 dihuni Bali United dengan koleksi 72 poin. Persib di urutan 2 dengan koleksi 67 poin.

Bali United menyisakan satu laga terakhir sedangkan Persib sisakan 2 laga terakhir. Jika saja Persib menang di dua laga, Raihan poin akan 73. Dan jika Bali United menang di laga terakhir, poinnya yakni 76.

Artinya, Persib dan Bali United punya selisih 3 poin saja. Salah satu penyebabnya, Maung Bandung selalu kalah di laga penting yang wajib menang.

Spesialis juara turnamen

Fakta lainnya, selama Liga Indonesia digelar, nyatanya, Persib sulit untuk juara Liga 1 dengan format kompetisi penuh. Uniknya, Persib bisa juara saat kompetisi dengan sistem turnamen.

Itu terbukti saat Maung Bandung juara Liga Indonesia era 1994/1995 yang saat itu menggunakan sistem turnamen.

Kemudian saat juara Liga Indonesia 2014, itu juga menggunakan sistem turnamen dengan mengusung format wilayah barat dan timur. Persib berada di grup barat saat itu.

Sejak 2 dekade terakhir, nyatanya Persib tidak pernah juara dengan format kompetisi satu wilayah. Bahkan, Persib kerap disebut sebagai tim spesialis juara turnamen.

Dalam turnamen debgan format dua wilayah itu, peserta Liga 1 terbaik dalam dua wilayah. Hasil masing-masing tiap wilayah, juara 1 dan dua di dua wilayah itu lolos ke 8 besar hingga akhirnya bertemu di final.

Seperti halnya yang terjadi pada Liga Indonesia musim 2014. Saat itu, di final, Persib sebagai tim di wilayah barat bertemu dengan Persipura, tim di wilayah timur.

Laga final berakhir dengan adu penalti dan dimenangkan Persib Bandung.

Pun demikian pada Liga Indonesia 1994/1995 yang menerapkan format dua wilayah, barat dan timur yang diikuti 34 tim. Saat itu, Persib keluar sebagai juara dengan mengalahkan Petrokimia Putra dengan skor 1-0.

Jika musim ini Persib juara, otomatis ini untuk pertama kalinya Maung Bandung juara dalam format satu wilayah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved