Harga ASIX Token Jeblok, Anang Hermansyah Dihujat, Netizen Marah Beli di Pucuk Kini Terjun Bebas
Tren penurunan harga ASIX Token membuat Anang Hermansyah menjadi bulan-bulanan para pembeli aset kripto miliknya.
Penulis: Widia Lestari | Editor: Widia Lestari
Namun, kini token baru yang diluncurkannya sedang dalam proses perizinan.
"Itu sudah diumumkan lama bahwa di Indonesia ada 229 aset kripto yang masuk exchanger. Makanya kalau dibilang ASIX Token tidak masuk 229 ya memang bener kok, tapi kami mengurus izin saat ini, banyak juga teman-teman kripto lain yang juga lagi berusaha untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa bermain teknologi ini dengan baik," katanya.
Menurut ayah Aurel, kini pihaknya telah melayangkan surat perizinan ke Bappebti.
Ia menegaskan, pihaknya sedang berusaha memenuhi syarat agar token ASIX mampu menempati 500 market cap terbesar di dunia.
Sebagai informasi, salah satu aturan sebuah aset kripto dapat masuk di exchanger Indonesia adalah ketika aset tersebut berada dalam daftar 500 aset yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Dalam postingan Instagram, Ashanty menjelaskan, justru itulah token ASIX meluncur di PancakeSwap agar bisa mencapai market cap yang bisa memenuhi syarat perizinan dari Bappeti.
PancakeSwap adalah decentralized exchange (DEX) yang digunakan untuk perdagangan aset kripto termasuk token.
Ashanty juga menegaskan, token ASIX itu bukan dilarang diperdagangkan, tapi maksudnya tokennya belum terdaftar di Indonesia.
Namun, saat ini pihaknya telah berusaha memenuhi persyaratan agar bisa terdaftar di Bappebti.
"Menindaklanjuti berita yang beredar hari ini, Salah satu persyaratan utk daftar di bapebti (syarat marketcap) adalah kita harus mencapai market cap peringkat 500 di market internasional, dan adanya asix di pancakeswap merupakan bagian dari proses pencapaian marketcap tersebut," katanya.
Kini, masalah ini sudah diselesaikan. Pihak Bappebti pun telah mengklarifikasi cuitannya yang memicu salah paham di kalangan netizen.