Mendag Ungkap Bukti Keterlibatan Mafia di Kelangkaan Minyak Goreng saat Rapat dengan DPR RI

Bukti kuat ada mafia minyak goreng di balik kelangkaan minyak goreng diungkap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Kuitansi pembayaran minyak goreng yang dibuka Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat rapat dengan Komisi VI DPR RI 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Bukti kuat ada mafia minyak goreng di balik kelangkaan minyak goreng diungkap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Di rapat itu, Muhammad Lutfi menunjukan foto kuitansi pembayaran minyak goreng melibatkan mafia minyak goreng.

Di kwitansi itu, tertera pembayaran minyak goreng seharga Rp 26,964,000 dari seseorang bernama Sadikin. Transaksi minyak goreng senilai Rp 26 juta lebih itu untuk pembelian minyak curah 2.520 kg x Rp 10.700.

Tertera pula kwitansi itu diteken di Medan pada 9 Maret 2022 dengan cap perusahaan serta materai Rp 10 ribu.

"Kita sudah temukan dan ini jumlahnya ribuan ton. Nih kuitansinya, begitu bentuknya," kata Mendag, saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (17/3/2022).

Kata dia, temuan kuitansi itu sudah dia serahkan ke Bareskrim Polri untuk ditelusuri.

"Ini sekarang sudah kami serahkan kepada pihak Polri lewat Kabareskrim. Sudah mulai ditangkap-tangkap dan diperiksa," ucapnya.

Ia meyakini kuitansi itu ada dibuat oleh mafia minyak goreng.

"Kalau minyak goreng kan sopirnya itu tangannya berminyak kan, tapi ini bisa mengeluarkan bon dan itu bonnya bersih, putih," ujarnya saat rapat kerja dengan DPR Komisi VI, Kamis (17/3/2022).

Mendag meyakini adanya kebocoran pasokan minyak goreng ke industri atau ke luar negeri yang dilakukan oleh mafia-mafia minyak goreng.

"Ada orang-orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak goreng ini. Misalnya minyak goreng yang seharusnya jadi konsumsi masyarakat masuk ke industri atau diselundupkan ke luar negeri. Jadi di sini saya bilang mafia yang mesti kita berantas bersama," ujarnya.

Sebab, kata Mendag, ditemukan kekosongan pasokan minyak goreng di DKI Jakarta, Surabaya, dan Medan yang merupakan pusat industri dan memiliki pelabuhan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendag Tunjukkan Foto Kuitansi sebagai Bukti Adanya Mafia Minyak Goreng", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved