Kamis, 23 April 2026

Periode 2019-2022, Satgas Citarum Harum Capai Target Pemulihan Air Daerah Aliran Sungai Citarum

Satgas Citarum Harum berhasil mencapai target dari beberapa program penanganan permasalahan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam kurun waktu 2019

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat memberikan pemaparan saat meninjau progres pelaksaan program percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran Sungai Citarum di Waduk Jatilihur, Kabupaten Purwakarta, Selasa (15/3/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum berhasil mencapai target dari beberapa program penanganan permasalahan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam kurun waktu 2019-2022. 

Satu di antara capaian terbaik yakni membuat kualitas air Citarum dalam kondisi terus membaik dan kini masuk kategori cemar ringan dengan indeks kualitas air (IKA). 

Pemulihan air Sungai Citarum ini penting untuk diketahui bukan hanya karena statusnya sebagai sungai terpanjang di wilayah Jawa Barat.

Sungai yang memiliki panjang 270 kilometer itu menjadi sumber kehidupan bagi 18 juta warga di 13 kabupaten/kota di Jabar yang dilintasi DAS.

Sungai ini juga vital bagi kemakmuran 682.227 hektare lahan di 1.454 desa. 

Bahkan, pemerintah telah menetapkan ultimate goal sebagai indikator dan target keberhasilan utama dari pelaksanaan rencana aksi PPK DAS Citarum, yakni mutu air kelas II atau setara dengan nilai IKA sebesar 60 poin yang ditargetkan dapat tercapai pada akhir tahun 2025. 

Mutu air kelas II ini memungkinan air tersebut bisa digunakan untuk prasarana atau sarana rekreasi air, budi daya ikan air tawar, peternakan, mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama. 

"Kondisi awal Sungai Citarum pada tahun 2018 adalah cemar berat, setara IKA 33,43 poin. Pada akhir 2021, kondisinya mengalami perbaikan kualitas mencapai 50,13 poin atau cemar ringan," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam pemaparannya di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Selasa (15/3/2022). 

Dengan kata lain, ultimate goal menuju mutu air kelas II hampir tercapai. 

Selain itu juga, faktor keberhasilan capaian tersebut disebabkan Satgas Citarum Harum berhasil mencapai target 7 rencana aksi (renaksi) dari 12 renaksi program penanganan masalah Sungai Citarum.

Sementara lima renaksi lainnya merupakan capaian yang sudah dilakukan namun masih memerlukan percepatan. 

Ketujuh renaksi yang berhasil dicapai melebihi target yakni penanganan lahan kritis, penanganan limbah peternakan, penanganan keramba jaring apung (KJA), pengelolaan sumber daya air dan pariwisata, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, riset dan pengembangan, pengelolaan datin dan humas. 

Terdapat 31.700,39 hektare lahan kritis di sepanjang aliran DAS Citarum yang telah dihijaukan. Angka ini di atas dari target 2021 yang hanya mencapai 15.647,45 hektare. Sementara target 2025 bisa menghijaukan 80.174,99 hektare lahan. 

Pada penanganan limbah peternakan, Satgas Citarum berhasil menangani limbah peternakan khususnya sapi sebanyak 26.947 ekor sapi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved