Sabtu, 18 April 2026

KASUS Moge Maut di Pangandaran, Begini Kata Polisi Saat Penabrak Anak Kembar dan Keluarga Islah

Polisi tetap tetap memproses kasus motor gede (moge) maut di Pangandaran.

Editor: Giri
padna/tribunjabar
TKP bocah kembar tertabrak rombongan moge di Jalan Raya Kalipucang-Pangandaran, Minggu (13/3/2022) siang. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Polisi tetap tetap memproses kasus motor gede (moge) maut di Pangandaran. Akibat kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (12/3/2022), Dua anak kembar yang akan menyeberan jalan, meninggal.

Kasus ini menjadi sorotan karena diduga ada "perdamaian".

Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Zanuar Cahyo Wibowo, memastikan proses hukum kasus ini akan terus berlanjut sekalipun kedua belah pihak telah islah dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.

"Proses hukumnya tetap berlanjut sesuai prosedur. Kita proses semuanya, kita periksa semuanya. Kta proses secara prosedur," ujarnya kepada Tribun Jabar,  Minggu (13/3/2022) siang.

Zanuar mengatakan, mereka para petugas masih melakukan pengecekan tempat kejadian perkara.

"Setelah cek TKP, hasilnya nanti gelar perkara, dan nanti paling setelah penyelidikan kita naikkan ke penyidikan," ujarnya.

Hasan Firdaus (8) dan Husen Firdaus (8) meninggal setelah tertabrak rombongan motor gede Harley Davidson, Sabtu (12/3) sekitar pukul 13.15.

Tragedi terjadi di Jalan Raya Kalipucang-Pangandaran tepatnya di Blok Kedungpalumpung, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, tak jauh dari rumah mereka.

Idin, warga setempat, mengatakan kejadian bermula saat rombongan Harley Davidson melaju dari arah Banjar menuju Pangdaran. Saat di lokasi kejadian, kedua korban hendak menyebarang jalan.

"Karena motor Harley itu melaju kencang, dua anak kembar yang mau nyeberang tertabrak," kata Idin, yang mengaku melihat langsung kejadian tersebut.

Idin mengatakan, ada dua sepeda motor yang menabrak kedua korban.

"Anak terpental sampai selokan. Kedua korban masih kelas dua sekolah dasar," ujarnya.

Pengurus Harley HDCI Bandung mendatangi rumah duka dua bocah kembar yang meninggal tertabrak motor gede (moge), Hasan dan Husen, Minggu (13/3/2022) siang. Rumah duka tersebut berada di blok Kedungpalumpung, Dusun Babakansari, RT 3/5, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Pengurus Harley HDCI Bandung mendatangi rumah duka dua bocah kembar yang meninggal tertabrak motor gede (moge), Hasan dan Husen, Minggu (13/3/2022) siang. Rumah duka tersebut berada di blok Kedungpalumpung, Dusun Babakansari, RT 3/5, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (Tribun Jabar/Padna)

Kanit Lantas Polsek Kalipucang, Bripka Agus Diksi, mengatakan, kedua sepeda motor yang diduga menabrak kedua korban itu adalah sepeda motor D 1993 NA yang dikemudikan Angga Permana Putra (40), warga Kota Cimahi, dan sepeda motor B 6227 HOG yang dikendarai Agus Wardi (52), asal Bandung Barat.

Dari hasil analisis sementara yang dilakukan polisi, kata Agus, kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendara motor yang mengemudikan kendaraan dalam kecepatan tinggi.

Menyusul peristiwa tersebut, Angga Permana dan perwakilan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung menemui keluarga korban, meminta maaf, sekaligus memberikan santunan Rp 50 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved