Satpol PP Tertibkan Puluhan Keramba Jaring Apung dan KJT Ilegal di Waduk Jatigede Milik 3 Pengusaha

Puluhan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Keramba Jaring Tancap (KJT) di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, ditertibkan Satpol PP milik 3 pengusaha

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Dok. Satpol PP Sumedang
Petugas Satpol PP Sumedang menertibkan puluhan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Keramba Jaring Tancap (KJT) di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Puluhan Keramba Jaring Apung (KJA) dan Keramba Jaring Tancap (KJT) di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (10/3/2022).  Puluhan KJA dan KJT ini merupakan milik 3 pengusaha.

Penertiban dilakukan lantaran puluhan KJA dan KJA tersebut ilegal. 

Sekretaris Dinas (Sekdis) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah, mengatakan, penertiban puluhan KJA dan KJA  tersebut telah sesuai Peraturan Daerah (Perda) Sumedang Nomor 7 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. 

Kemudian, kata dia, keberadaan KJA dan KJT tersebut telah melanggar Perda Sumedang Nomor 4 tahun 2018 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sumedang. 

Selain itu, lanjut Deni, penertiban ini telah sesuai putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor  22P/HUM/2021 Tanggal 9 September 2021 perihal perkara permohonan keberatan hak uji materill terhadap Pasal 59 Ayat (10) huruf e Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 4 Tahun 2018 tentang rencana tata tuang wilayah Kabupaten Sumedang  Tahun 2018 - 2038.

"Penertiban dimulai pukul 09.30 WIB, dan selesai pukul 17.30 WIB. Yang ditertibkan hari ini ada 27 unit KJA dan KJT milik 3 orang pengusaha," kata Deni Hanafiah kepada TribunJabar.id.

Deni menyebutkan, penertiban tersebut melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP Sumedang bersama pihak Satuan Kerja (Satker) Waduk Jatigede

 “Dalam penertiban ini, melibatkan 31 orang personel Satpol PP Sumedang, "kata dia.

Menurut Deni, penertiban KJA dan KJT di waduk yang memiliki luasan area genangan mencapai 4.980 hektare itu bakal dilakukan secara bertahap. 

"Ya, penertiban dilakukan secara bertahap," ucap Deni. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved