Jumat, 17 April 2026

Persib vs Arema FC, Tidak Duetkan Bruno Cantanhede dan David Da Silva Jadi Langkah tepat

Mantan emain Persib Bandung, Sutiono Lamso sebut tidak menduetkan Bruno Cantanhede dan David da Silva sebagai langkah tepat.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
liga1match
Bruno Cantanhede setelah membobol gawang Arema yang dikawal Maringa. Persib Bandung menang 2-1 di pertandingan yang dimainkan Rabu (9/3/2022) di Stadion Ngurah Rai Denpasar. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Mantan emain Persib Bandung, Sutiono Lamso sebut tidak menduetkan Bruno Cantanhede dan David da Silva sebagai langkah tepat.

Di laga Persib melawan Arema FC, David da Silva ditarik keluar karena cederan dan digantikan Bruno Cantanhede yang ternyata menyumbang dua gol sekaligus serta membawa kemenangan untuk Maung Bandung.

"Persib tak bisa memainkan dua striker sekaligus. Dua striker yang disatukan tidak akan bisa melakukan kerja sama yang bagus, dan ini kembali terbukti," ujarnya.

Ketika ada dua striker yang bermain, kata Sutiono, gelandang juga praktis jadi memiliki dua target yang harus ia beri umpan. Ini membuat mereka sulit untuk maksimal.

"Tapi, kalau satu, misalnya, David da Silva saja, dia bisa bikin gol. Begitu juga dengan Bruno. Dia juga bisa menunjukkan bisa bikin gol," ujarnya.

Baca juga: Persib vs Arema FC Tadi Malam Dejavu 8 Tahun Lalu, Bobotoh Euforia di Jalanan Bandung: Hidup Persib!

Hal lain yang juga menggembirakan pada laga ini, ujar Sutiono, adalah mulai adanya saling pengertian antara para pemain gelandang dengan Bruno.

"Para gelandang Persib, mulai paham bola-bola seperti apa yang diinginkan Bruno. Bruno menginginkan bola-bola tanggung. Jadi, dia bisa memanfaatkan kesempatan dari umpan-umpan bola mati," ujarnya.

Dengan kemenangan ini, menurut Sutiono, yang harus dijaga Persib adalah konsistensi. Kompetisi belum selesai.

Di laga itu, kata dia, sebenarnya Persib sudah mendominasi permainan sejak awal babak pertama. Secara materi pemain, ujar Sutiono, Persib lebih bagus dari Arema. Sayang, sekalipun sudah berkali-kali mencoba, Persib tak berhasil juga untuk mencetak gol.

Hal serupa juga terjadi pada babak pertama. Persib bahkan bermain lebih hati-hati karena tak mau sampai kebobolan lebih dahulu. Tapi, yang terjadi justru sebaliknya.

"Persib malah kecolongan," ujar Sutiono kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, semalam.

Bruno Cantanhede akhirnya menemukan momennya.

"Bola heading umpan pemain tengah bisa dia manfaatkan dengan baik," ujarnya.

Gol Bruno yang masuk menggantikan David da Silva, semalam, ujar Sutiono, kembali membuktikan bahwa memainkan dua striker sekaligus bukan strategi yang bagus untuk diterapkan di Persib.

"Persib harus konsisten di ssa pertandingan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved