Skuat Terbaik Persib Bandung Diturunkan, Menang lawan Arema FC Jadi Harga Mati!
Kemenangan lawan Arema FC jadi harga mati bagi Persib Bandung. Laga duel Persib vs Arema FC digelar nanti malam, Rabu (9/3/2022).
Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID,BADNUNG- Kemenangan lawan Arema FC jadi harga mati bagi Persib Bandung. Laga duel Persib vs Arema FC digelar nanti malam, Rabu (9/3/2022).
Sejauh ini Persib masih berada di posisi kedua dengan raihan 60 poin dari hasil dari 18 kali menang, enam kali seri, dan lima kali kalah, di bawah Bali United yang sudah mengumpulkan 63 poin dari 29 laga.
Sedangkan, Arema FC di peringkat ketiga dengan 58 poin, dari hasil 16 kali menang, sepuluh kali seri, dan tiga kali kalah.
Pelatih Persib, Robert Albert bertekad akan menyapu bersih semua laga tersisa dengan kemenangan.
"Tapi, kami harus berhati-hati dan cerdik melakukan pendekatan di setiap pertandingan. Kami harus menurunkan pemain terbaik untuk terus melaju dan memenangi gelar juara," ujar Robert Alberts dalam konferensi pers virtual pre-match, Selasa (8/3).
Terlebih, kata Robert Alberts, setelah menghadapi Arema FC, Persib masih harus berhadapan dengan lawan berat lainnya, yakni Madura United, dan Persebaya.
Robert mengatakan, kelelahan akibat jadwal laga yang padat, menjadi masalah utama mereka menjelang kontra-Arema.
"Kami mencoba melakukan pemulihan usai memainkan laga terakhir, yang mana kami bermain dalam kondisi yang sangat berat. Tentunya itu membuat kaki pemain kami kelelahan. Melihat jadwal di bulan Maret, Persib menjadi tim yang paling sedikit masa recovery-nya," ujar Robert.
Tak hanya itu, Persib juga terancam tak bisa menurunkan kembali penjaga gawang utamanya, Teja Paku Alam yang masih didera cedera.
"Kami masih menunggu kabar terbaru dari kondisi Teja," ujarnya.
Tak hanya Teja, Persib juga dipastikan masih tak dapat menurunkan Aqil Savik dan Mario Jardel. Keduanya juga masih cedera. Namun, semua pemain lainnya, ujar Robert, dalam kondisi siap bertanding.
Melawan Arema FC nanti, ujar Robert Alberts, skuatnya tak akan terlalu berkonsentrasi pada satu atau dua pemain, termasuk Carlos Fortes, yang dalam beberapa laga selalu menjadi penentu kemenangan Arema.
"Arema, bukan hanya dia (Fortes) seorang. Kami harus waspadai setiap pemain, terutama kombinasi di lini penyerangannya yang sangat bagus. Kami sudah paham dengan situasi tersebut. Untuk menghentikan serangan Arema bukan hanya soal Fortes," katanya.
Gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha, mengatakan selain kesiapan fisik dan strategi, mental akan menjadi faktor penentu pada laga nanti. Beckam bertekad membawa timnya meraih kemenangan.
"Apalagi di putaran pertama, kita kalah dari mereka. Pada pertandingan nanti, kami akan balas," ujarnya.
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengakui Persib adalah salah satu yang terbaik di Liga 1.