Liga 1 2021
Laga Arema FC vs Persib Bandung akan Pakai 6 Wasit, Apa Tugas 2 Wasit Tambahan? Ini Penjelasannya
Duel Arema FC vs Persib Bandung pada pekan ke-30 Liga 1 2021/2022 akan menerapkan penggunaan dua wasit tambahan.
TRIBUNJABAR.ID - Duel Arema FC vs Persib Bandung pada pekan ke-30 Liga 1 2021/2022 akan menerapkan penggunaan dua wasit tambahan.
Dengan demikian, bakal ada enam wasit yang bertugas dalam laga yang berlangsung di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (9/3/2022).
Enam wasit itu terdiri atas satu wasit utama, dua hakim garis, dua wasit gawang, dan satu wasit cadangan.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya sudah berencana menugaskan dua wasit gawang dalam pertandingan di Liga 1 2021/2022.
Baca juga: JANGAN LUPA Tonton Live Streaming Arema FC vs Persib: Maung Bandung Unggul Head to Head Sejak 2017
Wacana tersebut mulai disuarakan pada November 2021 dan baru terealisasi pada seri terakhir kompetisi musim ini.
Tujuan dari penerapan dua asisten wasit tambahan di area gawang adalah untuk memperbaiki kualitas pertandingan di Liga 1.
Pasalnya, sempat terjadi sejumlah keputusan kontroversial seperti "gol hantu" yang sempat terjadi dalam laga Persib vs Persija Jakarta dan Persija vs Arema pada putaran pertama lalu.
Praktiknya, asisten wasit itu akan bertugas berdiri di belakang gawang.
Baca juga: Optimistis Persib Libas Arema FC, Umuh Muchtar Minta Bobotoh Jangan Dulu Rayakan Kemenangan
Mereka akan memberikan informasi kepada wasit utama dalam mengambil keputusan terhadap momen yang terjadi di area tersebut.
Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menyambut baik soal penerapan dua asisten wasit tambahan di laga melawan Persib.
Dia setuju dengan adanya penambahan wasit di area gawang demi kemajuan sepak bola di Indonesia.
"Kami menghargai keputusan untuk siapa pun yang membuat kebijakan bagi sepak bola karena ini untuk sepak bola yang lebih baik untuk memperbaiki liga saya tentu setuju," kata Almeida.
Akan tetapi, Almeida enggan berkomentar lebih jauh soal regulasi baru ini.
Sebab, ia dan timnya belum pernah bertanding dengan kebijakan tersebut.
Namun secara teori, hal tersebut menjadi langkah yang positif dilakukan PSSI dalam meningkatkan kualitas pertandingan di Liga 1.