KABAR DUKA dari Sumedang, 3 Pasien Probable Omicron di Sumedang Meninggal Dunia Saat Dirawat

Sebanyak tiga orang pasien di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang telah dinyatakan positif terpapar Covid-19 dikabarkan meninggal dunia.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
(Thikstock)
ilustrasi - Sebanyak tiga orang pasien di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang telah dinyatakan positif terpapar Covid-19 dikabarkan meninggal dunia. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebanyak tiga orang pasien di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang telah dinyatakan positif terpapar Covid-19 dikabarkan meninggal dunia.

Ketiganya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif dan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Nela Megalita, membenarkan adanya kabar duka tersebut. 

Menurutnya, ketiga pasien meninggal tersebut, yakni laki-laki berusia 62 tahun asal Kecamatan Ganeas, perempuan berusia 68 tahun asal Sumedang Selatan, dan perempuan berusia 50 tahun asal Sumedang Utara 

"Ketiga pasien probable Omicron tersebut dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sumedang pada Selasa (8/3/2022), " ucap Nela Megalita kepada TribunJabar.id, Rabu (9/3/2022) pagi. 

Nela menyebutkan, ketiga pasien tersebut terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR). 

"Ketiga pasien yang meninggal dunia memiliki komorbid," kata Nela, menambahkan. 

Nela menambahkan saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Sumedang kembali bertambah setelah 90 pasien tercatat  terkonfirmasi positif Covid-19 probable omicron. 

"Bertambah 90 orang. Sehingga, selama pandemi melanda jumlah warga Sumedang yang terpapar Covid-19 menjadi 10.258 orang, 345 pasien meninggal dunia, 9.510 pasien sembuh, 32 orang dirawat di rumah sakit, dan 371 pasien tengah menjalani perawatan isolasi mandiri," kata dia. 

Nela mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. 

"Memakai masker jika keluar rumah, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, " ucap Nela. (*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved