DUA Pasien Covid-19 Probable Omicron di Sumedang Meninggal, Keduanya Belum Divaksin
Sebanyak dua pasien Covid-19 probable omicron di Sumedang meninggal dunia, keduanya belum divaksin. Dirawat di RSUD Sumedang
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebanyak dua pasien Covid-19 probable omicron di Sumedang meninggal dunia, keduanya belum divaksin.
Informasi yang dihimpun TribunJabar.id, dua pasien Covid-19 meninggal tersebut merupakan perempuan berusia 61 Tahun asal Kecamatan Paseh, dan laki-laki berusia 48 tahun asal Kecamatan Tanjungsari.
Saat meninggal. keduanya dirawat di RSUD Sumedang. Dengan demikian, selama pandemi melanda sejak 2020, total jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 di kabupaten Sumedang tercatat mencapai 341 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Nela Megalita, mengatakan, keduanya menghembuskan nafas terakhir ketika menjalani perawatan intensif di RSUD Sumedang.
"Kedua pasien dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (6/3/2022), dan keduanya diketahui belum divaksin," ujar Nela Megalita, kepada TribunJabar.id, Senin (7/2/2022).
Kemudian, lanjut Nela, tercatat ada penambahan 15 kasus baru di Sumedang.
Menurut Nela, 15 pasien tersebut tersebar di 7 kecamatan, yakni 1 orang asal Cimalaka, 2 orang asal Cimanggung, 6 orang asal Jatinangor, 1 orang asal Paseh, 2 orang asal Sumedang Utara, 2 orang asal Tomo, dan 1 orang asal Ujungnya.
Selain itu, kata dia, sebanyak 25 pasien yang tersebar di 8 kecamatan telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani isolasi mandiri.
"Total ada 10.132 kasus Covid-19 di Sumedang, 9.427 pasien telah sembuh, 36 pasien dirawat di rumah sakit, dan 328 pasien tengah menjalani isolasi mandiri, " kata Nela seraya mengimbau warga Sumedag konsisten menerapkan protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/antrean-pemakaman-covid.jpg)