Kamis, 9 April 2026

Di Pangandaran, Harga Cabai Rawit Naik hingga Rp 10 Ribu Per Kilogram

Menjelang munggahan bulan Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pangandaran mulai merangkak naik.

Penulis: Padna | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Menjelang munggahan bulan Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pangandaran mulai merangkak naik. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Menjelang munggahan bulan Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pangandaran mulai merangkak naik.

Conyohnya telur ayam broiler dan cabai rawit.

Hal tersebut diutarakan Surliah (27) pemilik warung eceran di wilayah Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Surliah menyampaikan, kini harga telur ayam broiler naik menjadi Rp 28 ribu yang minggu sebelumnya hanya seharga Rp 24 ribu.

Kemudian cabai rawit yang tadinya Rp 55 ribu, sekarang naik menjadi Rp 65 ribu.

"Kalau cabai rawit, dulu juga pernah naik tapi turun lagi dan sekarang harganya sedikit-sedikit naik lagi. Ya, mungkin karena mau menginjak bulan Ramadan, jadi harga-harga kebutuhan dapur juga mulai naik," ujar Surliah saat ditemui Tribunjabar.id di sela-sela berjualan di warungnya, Senin (7/3/2022) sore.

Seorang pembeli, Ening (47), menyampaikan, saat ini bukan hanya kelangkaan minyak goreng yang membuat ibu-ibu bingung, naiknya harga kebutuhan dapur juga membuat jengkel.

"Jadi, lain (bukan) cuma minyak goreng yang menjengkelkan ibu-ibu," ucapnya.

Ia mengatakan, naiknya sejumlah kebutuhan pokok tentu membuatnya harus berpikir kencang untuk membagi kebutuhan lainnya.

"Memang bikin pusing. Sudah minyak goreng langka, sekarang kebutuhan dapur lainnya juga mulai naik," ujar Ening. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved