Ada Kubu-kubuan di Antara Penghuni Lapas Sukamiskin? Kanwil Kemenkumham Jabar Jawab Begini

Sudjonggo buka suara terkait isu adanya kubu-kubuan di Lapas Sukamiskin Bandung. Kabar ada kubu-kubuan mencuat setelah ada keributan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Suasana di depan pintu Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. Terjadi keributan antara pendukung Setya Novanto dan Nurhadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Jawa Barat (Jabar), Sudjonggo, buka suara terkait isu adanya kubu-kubuan di Lapas Sukamiskin Bandung. Kabar ada kubu-kubuan mencuat setelah ada keributan yang terjadi antara Irvanto dan Amiril.

Irvanto disebut berada di kubu Setya Novanto, sedangkan Amiril berada di kubu Nurhadi

"Sebetulnya sudah kondusif dan itu kejadian Februari, tanggal 19 dan tanggal 20-nya sudah tidak ada apa-apa," ujar Sudjonggo di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (7/3/2022). 

Menurutnya, wajar jika warga binaan merasa nyaman dengan warga binaan lain karena memiliki kesamaan. 

"Bukan kubu-kubuan, tapi lebih kepada orang lebih senang bersosialisasi dengan siapa. Misalnya orang yang suka basket akan bergaulnya dengan sesama penyuka basket juga," katanya. 

Lapas Sukamiskin, kata dia, mayoritas dihuni oleh orang-orang berpendidikan atau kaum intelektual. 

"Di sana (Sukamiskin) ada mantan korlantas yang pangkatnya bintang dua, kalau kubu-kubuan, menang, mungkin. Jadi, tidaklah (ada kubu-kubuan). Paling hanya si A orangnya ini, karena sering ngobrol saja," ucapnya. 

Perselisihan atau konflik kecil, kata dia, merupakan hal wajar.

Bukan hanya di dalam lapas, tapi dalam kehidupan sehari-hari pun pasti terjadi.

"Tidak mungkin enggak, namanya manusia hidup, kumpul bersama dalam waktu yang panjang ada perselisihan itu pasti. Tapi perselisihan itu menjadi besar, kan belum tentu juga," katanya. 

Sebelumnya, Kepala Lapas Sukamiskin, Elly Yuzar, memastikan keributan yang terjadi di lapas bukan dilakukan oleh Setya Novanto dan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi

Dikatakan Elly, keributan justru antara mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Amiril Mukminin, mantan sekretaris pribadi eks Menteri KKP, Edhy Prabowo. 

"Saya katakan, itu Irvanto dengan Amiril (bukan Setnov dan Nurhadi)," ujar Elly, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (3/3/2022). 

Keributan antara Irvanto dan Amiril itu, kata dia, memang dipicu oleh Novanto dan Nurhadi.

Irvanto, kata dia, merupakan orang yang pro terhadap Novanto sementara Amiril pro-Nurhadi. 

Irvanto merasa Nurhadi yang baru masuk ke lapas tidak menghargai kehadiran Novanto yang sudah lama menghuni lapas.

Nurhadi pun mendapat pembelaan dari Amiril. 

"Diledek-ledekin lah, orang baru nih dengan senior tidak kulonuwun (permisi) kan begitu, tidak sama seperti yang lain. Irvanto ini kan pro-nya ke Setya Novanto, nah yang saya katakan Amiril itu pro ke Nurhadi. Jadi oleh Irvanto ditonjoknya lah Amiril, dikaitkan ke sana," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved