Setengah Abad Badan SAR Nasional, Kantor SAR Bandung Apel, Sampaikan Respons Cepat Adalah Mutlak

Ratusan personel Badan SAR Nasional dan pejabat Kantor SAR Bandung mengikuti apel peringatan setengah abad, sebut Respons Cepat Adalah Mutlak

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/KIKI ANDRIANA
Ratusan personel dan pejabat Kantor SAR Bandung mengikuti apel peringatan setengah abad Basarnas di halaman Kantor SAR Bandung, Cimanggung, Sumedang, Selasa (1/3/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG -  Ratusan personel Badan SAR Nasional dan pejabat Kantor SAR Bandung mengikuti apel peringatan setengah abad lembaga pencarian dan pertolongan itu. 

Apel korps baju orange itu berlangsung khidmat di halaman Kantor SAR Bandung, di Jalan Raya Bandung-Garut di Cimanggung, Sumedang, Selasa (1/3/2022). 

Para personel berbaris mendengarkan pidato Kabasarnas yang disampaikan Kakansar Bandung, Deden Ridwansyah. 

"Hari ini kita khidmat melaksanakan upacara, bahwa korps ini telah berusia 50 tahun tepat pada 28 Februari 2022," 

"Setengah abad Basarnas, dinamika, tantangan, rintangan mampu dihadapi, korps ini sebagai yang terpercaya melaksanakan tugas Pemerintah dalam bidang pencarian dan pertolongan," kata Deden. 

Sebagai refleksi, dalam pidato tersebut disampaikan empat pilar penting yang mendukunng keberhasilan Basarnas dalam sepak terjangnya selama ini.

Lebih jauh dari itu, keempat pilar itu dijaga dan dikokohkan kembali saat ini dan ke depannya. 

Pilar pertama adalah sumber daya mManusia (SDM) yang mumpuni, dan itu telah dimiliki oleh Basarnas dengan persone-personel tangguh.

Kedua adalah sarana dan prasarana yang memadai, canggih, dan selalu relevan dengan perkembangan zaman. 

Ketiga adalah potensi SAR. Potensi SAR berperan krusial dalam operasi-operasi SAR selama ini. Mereka berasal dari TNI, Polri, komunitas, organisasi masyarakat, bahkan individu yang mengisi celah-celah dalam proses SAR. 

"Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, karenanya potensi SAR sangat penting untuk mengisi celah seperti sewaktu-waktu perlu alat, kendaraan, hingga binatang (pelacak)," kata Deden. 

Keempat adalah publikasi untuk meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini. Publikasi yang baik, kata Deden, bukan saja menarik simpati dari masyarakat di dalam negeri, namun juga dari luar negeri. 

"Basarnas bekerja sesuai Undang-undang nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, penyelamatan, dan evakuasi pada kecelakaan dan bencana alam yang membahayakan kondisi manusia. Keduanya bersifat tak terperediksi, karenanya kami siaga 24 jam, non stop. Respons cepat adalah mutlak untuk menyelamatkan jiwa," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved