Kapolsek Dicopot, Buntut Tahanan Meninggal dan Alami Luka Lebam, Lima Polisi Terancam Dipecat

AKP Sudarno dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Lubuklinggau Utara buntut tahanan meninggal.

Editor: taufik ismail
Ilustrasi polisi. 

Sebelumnya, pihak keluarga korban meminta agar proses hukum terhadap para pelaku yang terlibat dalam kasus kematian Hermanto bisa berjalan secara adil.

Istri dari mendiang Hermanto, Iin, mengatakan, pihak keluarga mengetahui adanya kejanggalan saat hendak memandikan jenazah Hermanto.

Ketika itu, Iin mengatakan, terdapat banyak luka lebam ditubuh suaminya tersebut.

Karena itu, pihak keluarga menduga kuat bahwa Hermanto dianiaya sebelum akhirnya tewas.

"Pak Jokowi tolong dibantu kasus suami saya tolong dituntaskan Pak," kata Iin, Kamis (17/2/2022).

Iin pun mengaku kecewa dengan tindakan dari pihak Polsek Lubuklinggau Utara pada Rabu (16/2/2022) lalu.

Sebab, pihak keluarga menemukan beras yang diletakkan di jalan.

Belakangan diketahui beras tersebut ternyata santunan dari pihak polsek.

"Kami kembalikan bantuan itu. Sebab tidak wajar, bahkan diletakkan di jalan begitu saja. Kami kira orang mau melihat jenazah, tidak tahunya bantuan polsek," ujar Iin.

Baca juga: Tahanan Meninggal Setelah Sehari Ditangkap, Leher dan Hidung Patah, 5 Polisi Diperiksa Propam

Artikel ini sudah tayang di Kompas.TV dengan judul, Buntut Tahanan Tewas, Kapolsek Lubuklinggau Utara Dicopot dan 5 Anggotanya Terancam Dipecat.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved