Daftar Gelandang Asing Tersukses di Persib Bandung, Sosok Ini Sampai Cetak 16 Gol

Sepanjang bergulirnya Liga 1, Persib Bandung memiliki sejumlah gelandang asing  berkualitas dan haus gol dari Mohammed Rashid hingga Alejandro Tobar.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Mohammed Rashid saat berlatih di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Kamis (11/11/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sepanjang bergulirnya Liga 1, Persib Bandung memiliki sejumlah gelandang asing  berkualitas dan haus gol dari Mohammed Rashid hingga Alejandro Tobar.

Saat ini Persib Bandung memiliki gelandang asal Palestina, Mohammed Bassim Rashid yang menjadi top skor tim dengan capaian enam gol dan satu umpan menjadi gol, serta mencatatkan 1603 menit bermain dari  19 pertandingannya.

Didatangkan Persib pada 17 Juni 2021 untuk mengisi slot pemain asing Asia menggantikan Omid Nazari, grafik pemain kelahiran Ramallah, 3 Juli 1995 tersebut terus menjadi pemain penting yang membantu perjuangan Maung Bandung di kompetisi BRI Liga 1 musim ini.

Meski baru mencicipi kompetisi sepakbola tanah air, namun pemain dengan nomor punggung 74 yang juga gelandang timnas Palestina tersebut, mampu beradaptasi dengan cepat.

Bahkan dapat menjadi penyeimbang tim dengan siapapun rekan duetnya di lini tengah Maung Bandung.

Sebelumnya, Persib Bandung pun memiliki gelandang asing produktif lain bernama Makan Konate. Pemain asal Bamako, Mali tersebut, kini menjadi pemain kunci tim Macan Kemayoran, Persija Jakarta.

Bersama Persib Bandung, Makan Konate pernah menjelma sebagai gelandang yang haus gol, total ia mencatatkan 13 gol dalam satu musim atau 28 pertandingan. Hal itu terjadi pada tahun 2014 dan turut mengantarkan tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut sebagai juara kompetisi.

Kemudian, Miljan Radovic. Gelandang asal Montenegro tersebut didatangkan Persib pada musim Liga 1 2010/2011 atau di era kepelatihan Daniel Roekito.

Meski sempat diragukan kemampuannya karena saat itu usianya telah mencapai 35 tahun, namun Radovic mampu membuktikan diri bahwa usia hanya hitungan angka.

Ia pun berhasil membukukan 16 gol dari 47 pertandingan bersama Persib Bandung.

Selanjutnya ada Lorenzo Cabanas, pemain asal Paraguay itu didatangkan Persib Bandung pada Liga 1 musim 2007 di bawah pelatih Arcan Iurie.

Seperti halnya Radovic, kedatangannya sempat diragukan Bobotoh, terlebih ia datang dari rival abadi Persib yaitu, Persija Jakarta. Namun, ia mampu membungkam anggapan miring dirinya dengan kualitas yang sangat baik sebagai ruh permainan Persib

Pergerakan lambatnya ditutupi dengan kemampuan memberi umpan-umpan manis yang memanjakan para striker saat itu seperti Christian Bekamenga, Zaenal Arif, hingga Redouane Barkouwi.

Cabanas jadi salah seorang aktor yang mengembalikan identitas Persib sebagai klub papan atas di Indonesia setelah cukup lama terpuruk. Satu hal yang akan paling diingat Bobotoh, ia merupakan eksekutor tendangan bebas andal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved