HUT ke-22 Tribun Jabar, Ruh Jurnalisme Tak Tergantikan
Hari ini merupakan Hari Ulang Tahun ke-22 Tribun Jabar. Tribun Jabar kini hadir di sejumlah platform.
Penulis: Adi Sasono | Editor: taufik ismail
Adi Sasono
Pemimpin Redaksi Tribun Jabar
TRIBUNJABAR.ID - Pekan lalu, di sejumlah platform media sosial, beredar luas sebuah video yang menggambarkan anggota TNI dan Polri menaklukkan dan menekan seorang pria yang terbaring di tanah.
Saat itu ada petugas medis yang menyuntik lengan kanan pria tersebut. Video itu disertai narasi petugas sedang memaksa pria tersebut disuntik vaksin. Bisa ditebak reaksi netizen kemudian, mencaci maki petugas yang memaksakan vaksin.
Setelah media menelusuri kejadian di balik video itu, terungkaplah bahwa insiden di Depok itu tidak sama sekali tidak berhubungan dengan vaksinasi. Ternyata, kejadian yang sebenarnya adalah petugas sedang melumpuhkan ODGJ yang mengamuk sambal membawa senjata tajam. Sedangkan, sedangkan yang disuntikkan ke lengan pria itu bukan vaksin, melainkan obat penenang.
Kesalahpahaman semacam itu mungkin sudah terjadi ratusan kali sebelumnya. Meski media arus utama selalu bisa mengungkap kejadian sebenarnya, toh konten sesat semacam ini terus bermunculan. Semakin banyak platform media sosial, semakin luas pula konten ini tersebar.
Semakin terjangkaunya biaya koneksi internet dan murahnya harga ponsel membuat netizen semakin mudah memproduksi dan mendistribusikan sendiri konten mereka. Tanpa edukasi bermedia sosial yang memadai, netizen akan semakin mudah mendistribusikan konten-konten sesat semacam itu.
Mau tak mau, tantangan inilah yang harus dihadapi media arus utama. Konten-konten kredibel harus juga membanjiri media sosial untuk menandingi konten-konten sesat.
Namun, memperjuangkan reputasi baik media mainstream di mata internet user di tengah gempuran konten sesat itu bukan perkara mudah. Mungkin ini bakal menjadi perjuangan tanpa ujung karena kita pun tidak benar-benar tahu akhir pertarungan ini akan seperti apa.
Kami, Tribun Jabar, terlibat di dalam pertarungan itu. Tentu saja, kami berada di barisan media yang ingin mempertahankan reputasi sebagai institusi media yang kredibel.
Selama 22 tahun, Tribun Jabar meniti jalur jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik dan secara disiplin mempertahankan roh jurnalisme, yaitu verifikasi.
Tetapi, tentu saja kami tidak boleh hanya bertahan pada platform cetak dan online seperti yang sudah kami jalani selama ini. Kami harus selalu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan yang muncul seiring dengan perubahan situasi.
Tribun Jabar sudah menelurkan TribunJabar.id dan TribunCirebon.com sebagai portal berita yang menjadi subdomain Tribunnews.com. Semua platform media sosial pun sudah kami geluti.
Demikian juga yang kami, Tribun Jabar, lakukan ketika gelombang tsunami konten sesat melanda media sosial dan mengontaminasi pemikiran pengguna internet atau netizen.
Tantangan yang harus kami atasi saat ini adalah bagaimana memproduksi konten jurnalistik yang kredibel untuk didistribusikan dengan penyesuaian karakter tiap media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tribun-jabar-18-feb.jpg)