Ini Dia Serma Junaedi, Prajurit TNI yang Tak Kena Ditembak Begal 3 Kali, Langsung Dipanggil Jenderal

Serma Junaedi langsung berusaha merebut senjata yang digunakan begal tersebut.

Editor: taufik ismail
eki yulianto/tribunjabar
Serma Junaedi, prajurit TNI Kodim 0617 Majalengka yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Majalengka 

Beruntung, kata dia, tak ada peluru yang menancap di tubuhnya.

Sementara, pelaku sempat menembakkan senjatanya hingga tiga kali.

Aksi baku hantam pun tak bisa dihindari.

"Saya lawan terus dia, sampai saya rebut tuh pistolnya. Lalu saya getok kepalanya. Warga pun akhirnya berdatangan dan sempat memukuli pelaku hingga akhirnya saya lerai dan melapor ke pihak berwajib," ujar dia.

Serma Junaedi sendiri tercatat sebagai anggota Kodim 0617/Majalengka sejak 2015.

Sebelumnya, selama 20 tahun lamanya, bapak dua anak ini bertugas di Batalyon Infanteri 321.

Selama bertugas di Batalyon, ia pernah ditugaskan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Papua.

"Saya pernah ditugaskan ke Papua 3 kali, ke Aceh, ke perbatasan NTT dan Merauke," katanya.

Dari banyaknya daerah yang disambanginya, di Merauke lah ia mengaku memiliki kesan tersendiri selama bertugas.

Selain masyarakatnya ramah, di sana Serma Junaedi pernah dipimpin oleh Danyon yang benar-benar bisa mengayomi prajuritnya.

"Di Merauke, saya di sana dipimpin oleh Danyon yang benar-benar berkesan. Danyon selalu mengingatkan untuk salat, meski berada di medan tempur istilahnya. Benar-benar mendidik beliau itu. Itu sih yang paling berkesan, meskipun dimana pun berkesan," ujar prajurit TNI yang lulusan dari Tamtama tahun 1995.

Serma Junaedi, prajurit TNI Kodim 0618 Majalengka, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu.
Serma Junaedi, prajurit TNI Kodim 0617 Majalengka, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu. (Tribun Jabar)

Dalam waktu dekat, Serma Junaedi prajurit TNI AD yang bertugas di Kodim 0617/Majalengka bakal dipanggil pimpinan TNI AD.

Aksinya itu berhasil mencuri perhatian masyarakat, tak terkecuali pimpinan TNI AD, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI, Dudung Abdurachman.

Saat ditemui Tribun pada Rabu (16/2/2022), Serma Junaedi mengaku terkejut dengan pemanggilan itu.

Pasalnya, aksinya itu merupakan salah satu tugasnya sebagai anggota TNI untuk membantu masyarakat ketika sedang membutuhkan pertolongan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved