Pedagang di Gunung Tangkuban Parahu Sempat Panik, Lihat Embusan Gas dari Kawah Ratu

Pedagang yang melihat embusan gas di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu sempat panik.

Editor: taufik ismail
magma.esdm.go.id
Kondisi Gunung Tangkuban Parahu pada Sabtu (12/2/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terjadinya peningkatan intensitas aktivitas berupa embusan gas dari Kawah Ecoma yang berada di dalam Kawah Ratu, Sabtu (12/2/2022), sempat membuat para pedagang di sekitar Gunung Tangkuban Parahu panik.

Ketua Paguyuban Pedagang, Isak Jerry, mengatakan sejumlah pedagang yang memiliki kios di sekitar Kawah Ratu itu memang sempat panik, tetapi mereka tidak sampai berhamburan menyelamatkan diri seperti saat erupsi.

"Kalau panik sih ada ya, tapi tidak terlalu karena kondisi seperti itu sudah biasa, apalagi sudah ada antisipasi dan penjelasan dari PVMBG bahwa statusnya masih normal," ujarnya saat dihubungi, Minggu (13/2/2022).

Ia mengatakan, kondisi seperti itu sempat terjadi pada tahun 2013, tetapi saat itu kondisi di Gunung Tangkuban Parahu tetap juga tetap baik-baik saja dan tidak sampai ada masalah.

Meski status Gunung Tangkuban Parahu masih normal, Isak belum bisa memastikan, apakah semua pedagang akan tetap berjualan atau tidak karena ada rekomendasi untuk tidak mendekati atau beraktivitas di sekitar kawah.

"Tapi kemungkinan tetap berjualan, hanya saja pedagang harus waspada saja dan tinggal mengikuti arahan dari pihak berwenang, kalau begitu pasti aman," kata Isak.

Sejauh ini, kata Isak, aktivitas pedagang di sekitar Gunung Tangkuban Parahu masih tetap normal karena pihaknya belum menerima surat edaran terkait larangan untuk tidak berjualan.

"Iya, masih normal karena informasi dari PVMBG juga sudah enggak ada masalah, jadi kemungkinan pasti tetap berjualan," ucapnya.

Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Ciater, Subang, Teten Lesmana, mengatakan berdasarkan informasi petugas pemantauan, sempat ada semburan uap panas atau gas di Kawah Ratu, namun dalam skala yang lebih kecil.

"Sebelumnya ada cuma kan semburannya kecil-kecil. Mungkin yang sekarang lubangnya itu lebih besar jadi uapnya terfokus ke satu titik ini dan kebetulan terlihat," katanya.

Ia mengatakan, sebagian pedagang juga masih ada yang berjualan di area wisata.

Namun pihaknya mengimbau agar pengunjung tak terlalu dekat dengan bibir kawah.

"Untuk aktivitas pedagang sebagian masih ada. Jadi setelah kita dapat info, kita langsung memantau juga kondisinya," ucap Teten.(hilman kamaludin)

Baca juga: Ada Peningkatan Aktivitas Vulkanik, Tangkuban Parahu Bisa Meletus Sewaktu-waktu

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved