Ayah Jerinx SID Cerita Pertemuan dengan Adam Deni, Dimintai Rp 15 Miliar sampai Rahasiakan Pertemuan
I Wayan Arjono, ayah kandung musisi Jerinx, hadir dalam sidang sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (9/2/2022).
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ayah Jerinx SID menyebut, Adam Deni meminta Rp 15 miliar.
Uang tersebut diminta saat dilakukannya mediasi.

Adam Deni juga disebut memiliki bekingan di atas Presiden Jokowi.
I Wayan Arjono, ayah kandung musisi Jerinx, hadir dalam sidang sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (9/2/2022).
Arjono memberikan kesaksian terkait adanya dugaan pemerasan yang dikakukan Adam Deni terhadap dirinya dan Jerinx saat melakukan mediasi di Hotel Raffles, Jakarta.
Awalnya, Adam Deni mengundang Jerinx dan ayahnya untuk hadir ke hotel mewah Raffles Jakarta.
Usai sampai, Arjono dan Jerinx dijaga ketat dua orang yang diduga suruhan dari Adam Deni untuk menjemput keduanya di lobby hotel.
Baca juga: Pesan Jerinx untuk Adam Deni yang Ditangkap Polisi: Rajin-rajin Minum Susu ya, Namanya Juga Hidup
Baca juga: Dua Hari Menginap di Rutan Bareskrim, Adam Deni Sakit Maag
Hingga akhirnya Jerinx dan Arjono harus menjalani pemeriksaan untuk mencegah adanya perekaman dalam mediasi tersebut.
Arjono menyebut dalam kamar yang telah disediakan Adam Deni terdapat pegiat sosial media tersebut bersama kekasihnya, Elsya Rosana dan kuasa hukumnya, Machi Ahmad.
“Sebelum masuk saya digeledah. Tidak boleh membawa HP. Saya diperiksa seperti itu. Saya diperiksa HP dan tas itu. Baru saya bisa masuk. Ada Adam Deni, Machi, dan pacarnya,” ujar Arjono saat memberikan kesaksian kepada majelis hakim.

Pertemuan tersebut direncanakan untuk melakukan mediasi.
Di sisi lain, menurut Arjono, laporan Jerinx kala itu telah masuk P21 atau hasil penyidikan suatu perkara pidana sudah lengkap dan segera di proses ke pengadilan.
“Kami ada tujuan untuk mediasi. Kami datang. Pertama kami mau bicara, mohon Adam ada pembicaraan sedikit. Apa bentuknya gimana caranya nanti dia, itu kata Adam Deni sudah masuk P21 jadi sudah enggak bisa dihentikan kata Adam Deni,” ujar Arjono.
“Tapi kami tetap meminta adanya mediasi,” sambungnya.