WASPADA DBD, Korban Meninggal di Kota Tasikmalaya Sudah 5 Orang, Kasusnya Melonjak

Belum seminggu memasuki bulan Februari 2022, serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya sudah melanda 328 orang.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
Pixabay
gejala dan cara pencegahan demam berdarah atau DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Belum seminggu memasuki bulan Februari 2022, serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya sudah melanda 328 orang.

Korban meninggal karena demam berdarah pun bertambah satu orang menjadi lima orang. Korban terakhir meninggal warga Kecamatan Cibeureum.

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, hingga Minggu (6/2) siang total kasus DBD menyerang 328 orang.

Namun begitu, sebagian besar sudah dinyatakan sembuh dan tinggal 21 orang yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Baca juga: WASPADA, DBD Mulai Mengancam Bandung, Dua Minggu Sudah Ada 174 Kasus

"Yang masih dirawat sebanyak 12 orang di RSU dr Soekardjo dan sembilan lainnya di RS TMC," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra.

Menghadapi lonjakan penyakit tang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini, Asep meminta warga giat memberantas sarang nyamuk.

"Jangan beri kesempatan nyamuk hidup dan menggigit. Basmi sarangnya," ujar Asep.

Yaitu dengan gerakan 3M, menguras, mengubur dan menutup setiap bejana atau wadah yang berpotensi menimbulkan genangan air.

"Nyamuk itu kan awal hidupnya di genangan air dalam bejana. Makanya hindari genangan ini," kata Asep. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved