Wagub Jabar: Sebagian Sekolah di Jabar Kembali Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh, Sesuai SKB 4 Menteri

Pak Uu juga menyinggung, tak semua sekolah akan menerapkan PJJ, tapi hanya sekolah yang memang harus dievaluasi karena adanya kasus Covid-19.

Editor: Hermawan Aksan
Kompas.com
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar menaati aturan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri terkait pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

"Kebijakan yang diambil oleh Pemda Provinsi Jabar sesuai dengan payung hukum SKB Empat Menteri, bahwa sekolah bisa melaksanakan PTM 100 persen dengan persyaratan siswa dan guru harus sudah divaksin semuanya," kata Pak Uu, sapaan akrab Wagub Jabar, di sela acara meninjau Pasar Baru Kota Bekasi, Rabu (2/2/2022).

"Siswa juga harus membawa minuman dan makanan sendiri, dan kantin sekolah tutup. Saya meninjau beberapa kabupaten/kota termasuk Kota Bekasi, prokes berjalan dengan baik," imbuhnya.

Namun, tak bisa dimungkiri, di lapangan ada sebagian siswa yang terpapar Covid-19.

Ada indikasi pula kenaikan kasus di kawasan Bodebek (Bogor Depok, Bekasi).

"Maka sesuai dengan protap dalam SKB, jika muncul kasus seperti saat ini, PTM diubah menjadi PJJ (pembelajaran jarak jauh) selama 14 hari."

"Ini bukan berarti libur. Yang penting siswa tidak stagnan dalam proses belajar mengajar, hanya teknisnya yang berubah," ujarnya.

Pak Uu juga menyinggung, tak semua sekolah akan menerapkan PJJ, tapi hanya sekolah yang memang harus dievaluasi karena adanya kasus Covid-19.

Adapun untuk tingkat SMP, SD, dan TK dalam pengaturannya diserahkan pada para bupati dan wali kota.

"Para bupati/wali kota dapat mengambil langkah-langkah dan inovasi untuk menghentikan penyebaran dan memotong rantai Covid-19 di Jabar," kata Pak Uu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved