Tiga Lokasi Disambar Petir di Ciamis, Kaca Pecah dan Peralatan Elektronik Rusak, Seorang Meninggal
Hujan badai di Ciamis menimbulkan dampak sambaran petir di tiga lokasi, sejumlah peralatan elektronik rusak disambar petir dan seorang meninggal
Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Hujan badai yang ditandai curah hujan tinggi disertai angin kencang dan petir kembali melanda Ciamis sepanjang sore Senin (31/1).
Setidaknya telah menimbulkan dampak sambaran petir di tiga lokasi.
“Hujan ekstrem kemarin sore setidaknya telah menimbulkan dampak sambaran petir di 3 lokasi,” ujar Ketua Forum Koordinasi Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya kepada Tribun Selasa (1/2).
Lokasi sambaran petir masing-masing di Tamansari Kertahayu Pamarican, Dusun Kubangpari Ciherang Banjarsari dan di Dusun Citamiang Desa Cintaratu Lakbok.
Hujan lebat disertai sambaran petir yang melanda Banjarsari sejak pukul 16.00 Senin (31/1) sore membuat sebagian rumah yang dihuni Nela Nurhayati (44) sekeluarga di Dusun Kubangpari Rt 02 RW 05 Desa Ciherang Kecamatan Banjarsari porak poranda.
Kaca jendela pecah, dinding rumah dari GRC pecah, dan gorden jendela gosong terbakar.
Waktu kejadian sekitar pukul 17.00, korban bersama dua anaknya sedang tidur-tiduran di kamar.
Saat hujan lebat masih turun, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Rumah Nurhayati pun terguncang disambar petir.
Diperkirakan petir pertama menyambar antene TV hingga merembet peralatan elektronik di dalam rumah.
Menimbulkan getaran dan ledakan yang kuat sehingga kaca jendela pecah, dinding GRC poran poranda, gorden terbakar. Kulkas, tv, komputer set (monitor dan CPU) serta peralatan listrik rusak.
Sementara Nurhayati sekeluarga selamat, luput dari sambaran petir.
Menurut Kadus Kubangpari Ciherang, Heri, warga sudah bergotong royong membersihkan puing-puing bekas sambaran petir bersama Babinsa, Babinkamtibmas, Tagana, Damkar, perangkat desa dan relawan lainnya.
Dibutuhkan terpal dan logistik kedaruratan.
Sambaran petir juga menimpa rumah Cipto Waluyo (40) di Dusun Tamansari Rt 16 RW 05 Desa Kertahayu Pamarican Senin (31/1) pukul 17.00 sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pencari-keong-yang-tersambar-petir.jpg)