Anak SMP di Pangalengan Buang Bayi di Jalan Gang Saat Hujan Deras, Cerita Akhirnya Bikin Pilu
Warga Pangalengan digegerkan dengan penemuan bayi di Kampung Jublegan, Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Warga Pangalengan digegerkan dengan penemuan bayi di Kampung Jublegan, Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.
Kapolsek Pangalengan, Kompol Imron membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki di daerah tersebut.
"Penemuan bayi tersebut, kemarin sekitar jam setengah tiga sore, saat kondisi sedang hujan deras, oleh warga sekitar," kata Imron, saat dihubungi tribun jabar, Selasa (1/2/2022).
Kompol Imron menjelaskan, warga yang menemukan bayi tersebut langsung membawanya ke bidan atau puskesmas berbarengan laporan kepada pihaknya, guna menyelamatkan bayi tersebut.
Baca juga: Cerita Driver Ojol di Jatinangor Motornya Hancur Diseruduk Mobil Rp 2 M dan Tak Bisa Lagi Digunakan
"Namun, bayi tersebut tak terselamatkan dan meninggal dunia," kata Imron.
Dari temuan bayi itu, polisi menyisir tempat melahirkan baik bidan maupun puskesmas.
"Ternyata ditemukan seorang anak perempuan di bawah umur, yang mengalami pendaharahan. Diduga ia lah yang melakukan penelantran bayi tersebut," tuturnya.
Setelah melakukan pemeriksaan, kata Imron, ternyata anak perempuan berusia 14 tahun dan masih SMP tersebut, diduga yang melakukan penelantaran bayi hingga meninggal dunia.
"Mungkin anak itu panik atau gimana, ternyata melahirkan anak, lalu ia menyimpannya di gang," kata dia.
Baca juga: Kapolres Subang Kecewa Ditipu Pengelola Wisata Taman Anggur, Silaturahmi kok Jadi Konser Musik
Imron mengatakan, kini pihaknya melimpahkan kasus tersebut ke Unit PPA Polresta Bandung karena terduga pelaku masih di bawah umur.
"Terduga pelaku merupakan anak di bawah umur, dan mungkin ia juga korban," katanya.
Terkait terduga pelaku, kata Imron, kini kondisinya membaik dan pelaku bukan merupakan warga setempat penemuan bayi tersebut.
"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk selalu memperhatikan anak-anaknya, apalagi adanya perubahan, baik fisik maupun prilakunya. Supaya tak terjadi hal yang tak diinginkan," ucapnya.