Liga 1
DPDR Bali Minta Liga 1 Ditunda Sementara Setelah Pemain Persib dan 4 Klub Lain Terpapar Covid-19
Ia pun meminta agar Liga 1 2021/2022 dihentikan sementara sambil mendata dan membuka data para pemain yang terkena kasus Covid-19.
TRIBUNJABAR.ID, DENPASAR- Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta alias Gung Budiarta, khawatir dengan munculnya klaster Covid-19 dari olahraga di Pulau Dewata.
Kekhawatiran itu karena selama seri keempat di Liga 1 2021/2022 di Bali, banyak pemain yang terpapar Covid-19.
Setidaknya, sudah ada lima klub yang pemainnya terpapar Covid-19 yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Arema FC.
Ia pun meminta agar Liga 1 2021/2022 dihentikan sementara sambil mendata dan membuka data para pemain yang terkena kasus Covid-19.
Arema FC menjadi klub yang pertama mengkonfirmasi kasus Covid-19 kepada para pemainnya pada (18/1/2022).
Lima penggawa klub berjuluk Singo Edan itu menjadi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca juga: Persija Keok dari Juru Kunci Liga 1 2021/2022, Mantan Persib Gagal Penalti
Pada Sabtu (29/1/2022), empat tim sekaligus mengumumkan kasus positif Covid-19 yang dialami pemain mereka.
Keempat tim tersebut yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persija Jakarta.
Dari keempat tim tersebut, Persib Bandung menjadi klub yang terbanyak terkonfirmasi Covid-19, tercatat ada 9 pemainnya yang positif.
Sementara, Persebaya Surabaya mengkonfirmasi 3 pemainnya dan PSM Makassar serta Persija Jakarta dengan masing-masing satu pemain.
Dari kelima tim tersebut, hanya Persija Jakarta dan PSM Makassar yang membuka identitas pemain yang terkena Covid-19.
Pemain Macan Kemayoran yang positif Covid-19 yaitu Riko Simanjuntak dan pemain Juku Eja yakni Adam Miter dari Inggris.
Baca juga: Bernasib Sama, Persib dan Persebaya Meraih Hasil Krusial di Tengah Krisis Pemain
“Sekarang kan memang di Bali dengan tiga zona yang 3 lapangan itu. Mereka di Bali menyewa fasilitas hotel dan dampak mereka melakukan kegiatan-kegiatan olahraga ini kan terjadi saling sentuh dan di lapangan saat mereka bertanding itu yang riskan," kata I Gusti Putu Budiarta, Minggu (30/1/2022).
"Menurut saya sekarang yang kena diisolasi dan harus ada tracing kepada seluruh pemain dan tim mereka semua,” ujarnya.
Politikus senior PDIP ini meminta agar data para pemain yang positif Covid-19 itu dibuka oleh manajemen tim bersama Pemprov dan Satgas Covid-19 Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gelandang-persib-bandung-beckham-putra-nugraha-mengontrol-bola.jpg)