Belasan Murid SD Dihukum Makan Sampah, Banyak yang Sakit, Sang Guru Dilaporkan ke Polisi

Orangtua mana yang menerima anak atau keluarganya dikasih makan sampah? Perbuatan seperti itu sudah bukan guru lagi modelnya

Dokumentasi Tribun Jabar
ILUSTRASI murid SD. 

TRIBUNJABAR.ID, KENDARI- Belasan murid SD negeri di Buton, Sulawesi Tenggara terhadap muridnya, dihukum makan sampah.

Tentu saja bukan karena kemauan para murid SD itu, melainkan lantaran dihukum oleh guru mereka.

Akibat hukuman makan sampah itu, beberapa murid SD mengalami sakit dan alergi.

Tindakan guru SD tak diterima para orang dan wali murid-murid tersebut hingga sang guru dilaporkan ke polisi.

Seorang keluarga murid, Prischa Leda (31), mengatakan guru menghukum murid makan sampah itu terjadi pada Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Kondisi Ari, Kuda Nil Betina Taman Safari yang Diberi Makan Sampah oleh Pengunjung, Lolos dari Maut

Saat itu, 17 murid SD kelas III berencana memberi kejutan untuk wali kelas mereka. Persiapan kejutan itu dalam suasana yang cukup ribut.

”Seorang guru yang mengajar di kelas IV, MW, merasa terganggu dan menyuruh murid untuk tak ribut. Namanya anak-anak, apalagi mau bikin kejutan, pasti ribut,” kata Prischa dihubungi dari Kendari, Kamis (27/1/2022).

Oknum guru MW tersebut, ucapnya, kembali masuk ke kelas III itu. MW menutup pintu kelas dan menyuruh seorang murid untuk mengambil plastik dari tong sampah depan kelas.

Sebanyak 16 murid, kata Prischa, lalu disuruh berbaris dengan tangan di belakang. MW lalu mengambil sampah plastik dan menyumpal mulut setiap anak dengan potongan sampah tersebut.

”Setelah suruh telan sampah, ia keluar kelas. Kemenakan saya dan teman-temannya segera muntahkan sampah plastiknya,” ucapnya.

Baca juga: GEGER Guru Hukum Murid Makan Sampah Karena Ribut di Kelas, Murid Ogah Masuk Sekolah Lagi

Akibat kejadian ini, kata Prischa, kemenakannya yang masih berumur 9 tahun tiba-tiba demam keesokan harinya.

Tidak hanya itu, sang anak juga mengalami alergi di sekitar mulut yang diduga akibat menelan kotoran dari sampah plastik.

Gejala yang sama dialami oleh sejumlah murid lainnya. Karena dia dan keluarganya tidak terima atas perlakuan oknum guru tersebut kepada murid, kejadian itu dilaporkan ke kepolisian.

”Kemarin saya laporkan ke Polres Buto karena orangtua mana yang menerima anak atau keluarganya dikasih makan sampah? Perbuatan seperti itu sudah bukan guru lagi modelnya. Mana ada guru yang kasih makan sampah ke muridnya,” katanya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Buton Ajun Komisaris Aslim membenarkan ada laporan keluarga murid terhadap seorang guru SD Negeri 50 Buton.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved