Arisan Bodong di Pangandaran

Riska Tak Menyangka Teman yang Sudah Dikenal Lama Ternyata Pelaku Arisan Bodong yang Diikutinya

Salah satu korban yang mengikuti arisan secara online tidak menyangka, terduga pelaku yang merupakan suami istri menjalankan arisan bondong.

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Padna
Salah satu korban arisan bodong melapor ke Reskrim Polsek Padaherang, Rabu (26/1/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN  - Salah satu korban yang mengikuti arisan secara online tidak menyangka, terduga pelaku menjalankan arisan bondong.

Diketahui terduga pelaku arisan bondong ini merupakan pasangan suami istri (Pasutri) yang berinisial JS (24) dan DN (19) warga di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Pasutri terduga pelaku ini, sementara sudah merugikan nasabah sebanyak sekitar 44 orang dengan nilai uang arisan yang berbeda-beda.

Satu korban arisan bondong yang merupakan temannya, warga Parigi, Kabupaten Pangandaran, Riska (24) mengatakan, Ia percaya mengikuti arisan karena merupakan satu temannya .

"Saya kenal dia (DN) sudah lama dan tadinya arisannya lancar-lancar saja tidak ada masalah," ujar Riska saat ditemui Tribunjabar.id di ruangan Markas Polsek Padaherang, Rabu (26/1/2022) sore.

Namun, Ia melihat di grup arisan, Ia merasa kaget dan tidak menyangka.

"Saya tahu itu tadi di grup Whatsapp sudah pada rame, jadi sekalian saya kesini (kantor Polsek Padaherang)," katanya.

Menurutnya, yang ada di grup arisan yang nilainya sebesar Rp 3 juta itu ada sebanyak 15 orang. Kemudian, di group satu lagi yang arisannya senilai Rp 2,5 juta itu ada 10 orang.

"Dan itu, yang ikut arisannya berbeda-beda. Ada yang ikut Rp 5 juta, dan ada juga Rp 500 ribu. Arisannya, bukan hanya uang saja, arisannya ada macamnya juga, seperti, ada Arisan handphone, ada screen care gitu (alat kecantikan wanita) dan yang lainnya yang dikreditkan," ucap Riska.

Ia menyampaikan, mengikuti arisan sudah sejak bulan Oktober tahun 2021.

"Awalnya lancar, bahkan dia menawarin Arisan yang udah di beli terus mau dijual. Tapi, ada kejadian seperti ini, tidak menyangka dan kok bisa tega banget."

"Jadi, uangnya juga gak tahu kemanain, tadi dengar dari dia (DN) sendiri katanya dia tutup lubang gali lubang," katanya.

Baca juga: Massa Kepung Rumah Pelaku Arisan Bodong di Pangandaran, Pasutri Muda Tak Berkutik Dibawa Polisi

Padahal sebelumnya, ungkap Ia, sempat dapat arisan sebesar Rp 2,5 juta sama Rp 3 juta.

"Tapi, yang sekarang ini Rp 2,5 juta belum menang, nanti menangnya tanggal 5 Februari 2022 sama yang saya beli arisan juga. Tapi, malah seperti ini," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved