Arisan Bodong di Pangandaran

Massa Kepung Rumah Pelaku Arisan Bodong di Pangandaran, Pasutri Muda Tak Berkutik Dibawa Polisi

Para korban mendatangi rumah pasutri pelaku arisan bodong di Pangandaran.

Penulis: Padna | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Padna
Satu korban arisan bodong melapor ke Reskrim Polsek Padaherang, Rabu (26/1/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sepasang suami istri asal Pangandaran dikepung massa.

Pasutri berusia muda ini diduga merupakan pelaku arisan bodong.

Rumah mereka di Mangunjaya, Pangandaran, didatangi para korbannya.

Polisi dari Polsek Padaherang, Polres Ciamis, yang datang ke lokasi kemudian mengamankan keduanya.

Pasutri muda ini diketahui berinisial JS (24) dan DN (19).

Mereka warga Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Diduga, pasutri ini sementara sudah merugikan nasabah sebanyak sekitar 44 orang dengan nilai yang berbeda-beda.

Kapolsek Padaherang, Iptu Aan Supriatna mengatakan, kedua pasutri terduga pelaku arisan bodong ini mencari nasabah dengan menggunakan media sosial (medsos).

Melalui medsos, korban melakukan transaksi dengan cara transaksi langsung m-banking.

Korban rata-rata warga Mangunjaya, Padaherang, dan ada sebagian warga Kalipucang, Pangandaran, Parigi serta Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Korban yang merasa dirugikan sementara ini kurang lebih sebanyak 44 orang dengan total kerugian sekitar Rp 990.682.000.

"Ya, mungkin jumlah keseluruhan itu, pelaku seolah olah menawarkan arisan bodong terhadap masyarakat," ujar Iptu Aan Supriatna saat ditemui sejumlah wartawan di ruangan Mapolsek Padaherang, Rabu (26/1/2022) sore

Menurutnya, untuk korban yang mengalami kerugian akibat arisan bondong, ada kemungkinan akan bertambah lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved