Breaking News:

Anak Muda Diajak Ikuti Program Petani Milenial Melalui IP400 yang Bakal Panen Padi 4 Kali Setahun

Dalam rangka meningkatkan produksi pada komunitas padi, Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan menerapkan program IP 400 untuk petani milenial.

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Dadan Hidayat, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN  - Dalam rangka meningkatkan produksi pada komunitas padi, Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan menerapkan program IP 400.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat, bahwa pihaknya mempunyai program yang ditawarkan di semua kabupaten untuk petani milenial.

"Kami punya program untuk rekrutmen 1.000 petani milenial. Mudah mudahan di Pangandaran ada yang berminat dengan komunitas yang kami tawarkan," ujarnya ditemui Tribunjabar.id saat menghadiri gebyar pameran pertanian yang dilaksanakan oleh kelompok tani di Lapangan Ciganjeng, Padaherang, Pangandaran, Selasa (25/1/2022).

"Atau barangkali anak-anak di sini ada komunitas tapi tidak punya peluang pasar. Nanti kami koneksikan atau kolaborasi berdasarkan permasalahan yang ada di sini."

Menurutnya, tinggal teman-teman petani menyiapkan lahannya, dan kalau tidak ada bisa dibicarakan dengan kepala dinas di kabupaten.

Ada atau tidaknya, lahan yang bisa digunakan. Kemudian, lanjut dia, pihaknya sudah memprogramkan IP400 dalam pemanfaatan lahan hamparan.

"IP400 ini bagaimana kita menanam dalam satu tahun kita bisa 4 kali tanam. Khususnya, untuk tanaman padi," kata Dadan.

Ia mengapresiasi untuk Kabupaten Pangandaran, karena rencananya di tahun 2022 ini akan memanfaatkan lahan 1.000 hektare.

Dan akan mengubah cara penanaman, yang tadinya 3 kali tanam menjadi 4 kali tanam dalam setahun.

"Jadi, nanti dalam setahun itu 4 kali tanam, 4 kali panen. Dan ini, mudah-mudahan bisa mensejahterakan masyarakat atau petani milenial di Pangandaran," ucapnya.

"Kami, sedang menunggu calon petani yang mau ikut program ini dan juga calon lokasinya," ujarnya.

Karena, kata Dadan, ternyata di Pangandaran ini memiliki potensi lahan hampir sekitar 4.140 hektare.

"Dan kami, akan mencoba untuk 1.000 hektare. Kalau untuk se-Jawa Barat, kurang lebih 20 ribu hektare," ujarnya.

Ia menambahkan,program tersebut dalam rangka upaya bagaimana meningkatkan produksi dalam komunitas padi.

"Kenapa ditingkatkan produksinya, karena faktanya penduduk Jawa Barat makin lama makin banyak. Berarti, perut yang harus diisinya itu harus banyak juga," kata Dadan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved