6 Bulan Tak Diangkut, Sampah Menggunung di Pasar Sehat Cileunyi, Dikeluhkan Pedagang dan Tutup Jalan
Hal ironis terjadi di Pasar Sehat Cileunyi. Memakai kata 'sehat' namun pemandangan yang terpampang justru kebalikannya.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUBJABAR.ID, BANDUNG - Hal ironis terjadi di Pasar Sehat Cileunyi. Memakai kata 'sehat' namun pemandangan yang terpampang justru kebalikannya.
Hal ini berkaitan dengan sampah.
Sampah menggunung hingga mengeluarkan bau tak sedap dan dikeluhkan para pedagang, Senin (24/1/2022).
Sampah yang menggunung tersebut, selain menimbulkan bau tak sedap dan menjadi sarang lalat, juga menutup jalan.
Akses dua kios hampir tertutup.
Para pedagang pun mengeluhkan kondisi sampah yang menggunung tersebut.
Mereka khawatir sampah itu menjadi sumber penyakit.
Bukan itu saja, secara tidak langsung membuat penghasilan mereka menurun.
Seorang pedagang, Jejen (50), mengatakan, tentu para pedagang terganggu dengan adanya sampah tersebut.
"Sebab menimbulkan bau, jalan ketutup. Yang belanja pada mengeluhkan bau," kata Jejen, saat ditemui ketika beres-beres lapaknya.
Jejen mengatakan, dengan adanya sampah tersebut, membuat tak nyaman bagi para pedagang dan pembeli.
"Harapannya, hoyong enggal diangkut we (inging cepat diangkut saja)," kata dia.
Harapan yang sama diungkapkan pedagang kopi, Cepi Gurfah (32).
"Ya, inginnya cepat diangkut karena mengganggu, bau, takut ada penyakit," kata dia.