Satu Keluarga di Majalengka Mengungsi, Rumahnya Rusak Berat Diterjang Longsor
Sebuah rumah di Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka rusak berat. Pemiliknya harus mengungsi.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Sebuah rumah di Blok Garatengah, Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka rusak berat. Pemiliknya harus mengungsi.
Kerusakan rumah dipicu ambruknyat tembok penahan tanah (TPT) yang berada di samping dengan ketinggian diperkirakan 3 meter.
Akibat peristiwa itu, pemilik rumah beserta anggota keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Rumah yang rusak berat diketahui milik Ade Sukmana (52).
Baca juga: Masih Ingat Pria Bawa Jenglot Saat Begal Angkot di Bandung, Kini Berulah Lagi di Garut
Menurut Ade, kejadian itu dipicu hujan deras yang terjadi Jumat (21/1/2022) sore. Saat itu hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Cihaur dan sekitarnya.
Yang mana, mengakibatkan TPT setinggi 3 meter dan panjang 8 meter roboh.
"Iya kejadian jam 21.00 WIB malam. Saat itu hujan deras, kebetulan rumah saya samping TPT yang roboh itu," ujar Ade saat ditemui di lokasi, Sabtu (22/1/2022).
Sebelum peristiwa itu terjadi, Ade mengaku berada di ruangan yang dindingnya ambruk. Sebelum ambruk, ia mendengar suara gemuruh tapi masih skala kecil.
"Saya semalam ada di sini (ruang keluarga yang dindingnya jebol), saya mendengar suara gemuruh, lalu saya lihat keluar, ternyata disusul longsor susulan," ucapnya.
Merasa khawatir terjadi bencana longsor susulan karena hujan masih turun, keluarga Ade mengungsi sementara waktu ke rumah kerabatnya.
Sementara, para tetangganya langsung bergotong royong membersihkan material longsor yang diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 25 juta.
Baca juga: Pengamat Politik Ini Sebut Ridwan Kamil Dilirik PDIP, Duet dengan Puan Maharani di Pilpres 2024
"Ya saya sementara ngungsi ke rumah saudara. Alhamdulillah, banyak tetangga yang peduli, mau gotong royong bersihkan material longsor ini," jelas dia.
Ia berharap, ada perhatian pemerintah untuk membantu membangun rumah yang ditinggalinya selama puluhan tahun itu.
Selain itu, ia juga mengharapkan ambruknya rumah terjadi terakhir kalinya.
"Saya cuma mau minta dibantu saja sama pemerintah untuk kembali bangun rumah ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/diterjagn-longsor.jpg)