Anak Meninggal karena DBD Setelah Jalani Vaksinasi Covid di Tasikmalaya, Begini Kondisi Orang Tuanya

Duka mendalam masih menyelimuti pasangan suami istri, Dede Budiman (40) dan Eka Rostika (34).

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Jajang Suhendar (tengah) saat berbincang dengan para wartawan di rumah duka, Selasa (18/1/2022). 

Ia segera melakukan cek ke RSU dan mendapat penjelasan dari dokter yang menangani almarhum bahwa dia positif DBD.

"Kondisi fatalitas yang menyebabkan almarhum tak tertolong karena serangan DBD, bukan karena vaksin," kata Uus. 

Menurutnya, saat almarhum menjalani vaksinasi sedang mengalami masa inkubasi serangan DBD sehingga gejala belum muncul.

Gejala serangan DBD seperti demam baru muncul Minggu (16/1).

Karena kondisinya memburuk lalu dibawa ke RSU malam harinya.

"Saat ditangani di RSU itulah diketahui hasil tes lab darah ternyata positif DBD," ujar Uus.

Atas kasus ini, dia mengimbau warga tak usah khawatir dan tetap membawa anak mereka menjalani vaksinasi.

"Sudah ribuan anak di Kota Tasikmalaya menjalani vaksinasi dan mereka baik-baik saja," kata Uus. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved